Kamis, 21 Mei 2026

Sekda Binjai Ikuti Rapat Bersama Gubsu dan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Selasa, 26 Okt 2021 14:36
Istimewa

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai H Irwansyah Nasution S.Sos, didampingi Asisten I Sekdako Binjai Ernawati SH, Kadis Pendidikan Kota Binjai Sri Ulina Ginting serta OPD lainnya, mengikuti rapat dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Gubernur Sumatera Utara, bertempat di ruang BCC, Senin (25/10) kemarin sore.

Acara tersebut dilaksanakan secara virtual yang diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Sumatera Utara. Dalam rapat tersebut, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengatakan, proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang diterapkan selama masa pandemi Covid-19 memiliki kekurangan terhadap perkembangan anak didik.

"Riset kita dengan PJJ, kita kehilangan satu tahun pembelajaran. Bisa permanen dampaknya dan ini bisa menyebabkan learning loss terbesar dalam sejarah Indonesia, belum lagi yang putus (sekolah)," katanya.

Dirinya mengatakan, dampak paling besar dirasakan peserta didik di tingkat SD, TK, dan PAUD. Sebab, mereka yang paling membutuhkan PTM. Untuk itu Nadiem menekankan agar sekolah di tingkatan ini segera memberlakukan PTM.
Untuk itu dirinya meminta vaksinasi di Sumut semakin dipercepat agar para murid bisa segera melakukan PTM.

"Kita harus percepat sekolah bisa PTM, termasuk yang swasta. Banyak sekolah swasta yang kesulitan finansial karena orangtua murid banyak yang tidak mau membayar uang sekolah," ucapnya.

Mendikbud juga mendorong PTM terbatas di Sumut agar bisa segera meningkat di angka 80 persen.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan meningkatkan vaksinasi bagi pelajar. Hal ini penting untuk memperluas pelaksanaan PTM terbatas di Sumut.
produk kecantikan untuk pria wanita

Beliau juga mengatakan, sampai saat ini, sekitar 47 persen sekolah di Sumut telah melakukan PTM, tetapi masih didominasi tingkat SMP dan SMA. Ke depan, SD dan PAUD akan diupayakan untuk melakukan PTM.

"Kita akan upayakan mempercepat vaksinasi untuk pelajar. Sejak kurang lebih tiga bulan lalu kita terus dorong ke pelajar agar PTM semakin luas. SD dan PAUD kita akan pertimbangkan karena anak-anak ini sangat butuh tatap muka di usianya," kata Gubernur.

Hingga kini, 22 daerah di Sumut yang berada di Level 3, sembilan daerah Level 2, dan dua daerah Level 1. Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, PTM bisa dilakukan daerah di bawah Level 4.

iklan peninggi badan
"Tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi seperti vaksinasi tenaga pengajar dan pelajar. Belajarnya juga dua kali seminggu dan dua jam per hari, dan tidak diperbolehkan buka kantin. Kita akan dorong sekolah-sekolah untuk memenuhi syarat-syarat PTM," ucap Gubernur. 
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later