Jumat, 01 Mei 2026

Ponpes Darul Falah Sosa, Tetap Eksis Lahirkan Cendikia

TABAGSEL (utamanews.com)
Oleh: Utama News Kamis, 04 Agu 2016 08:32
Ponpes Darul Falah Sosa, Tetap Eksis Lahirkan CendikiaBerlokasi di Kompleks Bukit Berbunga Desa Pasar Ujung Batu Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas, keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah masih terlihat eksis dalam melahirkan cendikiawan muslim di usianya yang sudah berusia 29 tahun ini, yang juga salah satu ponpes tertua yang ada di daerah Palas.

"Ponpes Darul Falah mulai berdiri sejak tahun 1987 untuk tingkat MTs dan pada tahun 1994 membuka kelas tingkat Aliyah. Alhamdulillah, sampai kini ponpes ini masih mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk terus eksis mencetak ulama," sebut Pimpinan Ponpes Darul Falah, Mashuri Lubis, S. Sy melalui Kepala Administrasi Ponpes, Salman Siregar, kepada Media, Rabu (3/8).

"Tahun pelajaran 2016 ini, jumlah santri MTs yang terdaftar sebagai siswa baru sebanyak 139 orang, atau meningkat dari tahun 2015 sebanyak 118 santri. Kalau tingkat Aliyah, tahun lalu sebanyak 58 orang, sedangkan tahun ini sebanyak 40 orang. Penerimaan siswa baru pada tingkat Aliyah dibatasi, karena kekurangan rombel," ucapnya.

"Sebanyak 50 persen santri yang mengenyam pendidikan agama di Ponpes ini, merupakan santri yang berasal dari daerah luar, seperti dari Kabupaten Madina, Kabupaten Paluta dan dari Kabupaten Rohul, Riau. 50 persen lagi merupakan santri dari daerah Palas. Santri dari luar daerah atau yang bertempat tinggal jauh tentu diasramakan di sini," jelasnya.
Keberadaan Ponpes Darul Falah ini, lanjutnya, 70 persen sistem pendidikannya, menyelenggarakan pendidikan agama, ditambah kegiatan ekstra kurikuler seperti dakwah, kaligrafi, nasyid, amalan ahlus sunnah waljamaah (aswajah-red), wirid yasin setiap malam jumat dan mengamalkan asmaul husna setiap hari Jumat pagi sebelum jam belajar dimulai. Selebihnya, 30 persen lagi merupakan pendidikan umum.

"Untuk alumni dari Ponpes, misalnya alumni tingkat MTs 60 persen berada di Palas, 30 persen tetap terus di Ponpes dan 10 persen keluar daerah. Sedangkan alumni Aliyah, 60 persen melanjutkan ke PTN/PTS se-Sumut dan Riau, dan 40 persen lagi menyebar ke masyarakat, menjadi pendakwah NU, cendikuawan muslim maupun penerapan amalan Aswajah di tengah ummat," terangnya.

Diakuinya, memang, kendati usia Ponpes Darul Falah terbilang sudah dewasa dan banyak melahirkan ulama-ulama NU, namun keadaan ponpes masih kurang sarana dan fasilitasnya. "Seperti ruang belajar, sarana kamar mandi untuk berwudhuk. Kondisi mushollah yang masih kecil dan kurang mampu menampung jumlah jemaah yang sholat," tuturnya.

"Kendati masih minim fasilitas dan sarana di Ponpes ini, kami tetap bersemangat dan berupaya untuk terus mengedepankan sistem pendidikan agama, dalam upaya menangkal generasi muda dari ajaran radikal dan menanamkan jiwa ke-NU-an pada generasi muda. Insya Allah sejalan dengan waktunya, fasilitas pendidikan di ponpes ini akan mendapat pertolongan dar Allah swt," pungkasnya. (MS)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️