Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) gandeng kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Karya untuk mendaftarkan mahasiwa yang magang sebagai peserta BPJamsostek.
"BPJamsostek memberikan perlindungan kepada aktivitas pekerja, Mahasiswa yang magang dianggap sedang bekerja sehingga harus dilindungi," kata Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Tanjung Morawa, Iskandar didampingi Kepala Cabang BPJS ketenagakerjaan Tebingtinggi, Agus P Sitinjak usai berkunjung ke STIE Bina Karya, Jalan Diponegoro, Rabu (4/8/2021).
Kunjungan mereka diterima langsung Ketua STIE Bina Karya, Mangasi Sinurat dan pengurus STIE Bina Karya lainnya.
Lanjut Iskandar, sebelum melakukan magang, seluruh Mahasiswa - mahasiswi diharuskan mendaftarkan menjadi peserta BPJamsostek. Syarat ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam melindungi mahasiswa yang akan magang atau sedang bekerja.
"Alhamdulillah, sudah ratusan mahasiswa STIE Bina Karya sedang magang/ KKN terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. Kita sangat apresiasi terhadap yayasan STIE Bina Karya yang peduli terhadap mahasiswa," ungkapnya.
Selain mendorong kepesertaan, BPJamsostek juga memberikan ratusan masker untuk mahasiswa sebagai bentuk kepedulian BPJamsostek dalam memutus penyebaran Covid-19 khususnya di Tebingtinggi.
"Sebanyak 600 masker kita serahkan ke STIE Bina Karya, dan ke Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP), BPJamsostek juga telah memberikan Alat Perlindung Diri (APD)," ucapnya.
Sementara itu, Ketua STIE Bina Karya, Mangasi Sinurat mengatakan, sebanyak 480 mahasiswa yang magang telah terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. Dimana biaya awalnya ditanggung pihak kampus.
"Mahasiswa STIE Bina Karya sekitar 1.800 lebih, 480 telah terdaftar. Begitu juga bagi 97 karyawan/ dosen telah didaftarkan," ungkapnya.
Dijelaskannya, STIE Bina Karya terus memberikan yang terbaik bagi mahasiswa, tidak saja dalam mendidik ilmu tapi menempah mahasiswa agar siap terjun ke dunia kerja.