Hal ini diutarakan oleh Sekretaris Panitia Edis Galingging yang menjelaskan bahwa kegiatan LDKM ini digagas oleh pengurus BEM-FKIP dan membentuk panitia dengan tema "Sikap Adalah Segalanya", di Medan, Senin (7/5).
Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk menyadarkan bahwa mahasiswa hari ini sudah jauh dari masyarakat akibat pengaruh zaman yang tidak karuan. "Disisi lain, kegiatan ini juga untuk membentuk sikap dan karakter seorang pemimpin yang memiliki integritas, yang memiliki pengalaman organisasi dan juga dituntut untuk menjadi seorang pemimpin yang jujur sesuai dengan tema," jelasnya.
Ketua BEM-FKIP Nommensen Gideon Abdi Tambunan mengatakan kegiatan ini digagas akibat kegelisahan mahasiswa terhadap Issue maraknya radikalisme mahasiswa. "Karena radikalisme mahasiswa sudah cukup membahayakan bahkan sudah masuk di pelbagai Universitas di Indonesia. BEM-FKIP UHN sangat serius untuk hal ini, maka lahirlah kegiatan tersebut," ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung para peserta sangat antusias mengikuti setiap materi yang disediakan oleh panitia, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 80 orang, dan harapannya melalui kegiatan ini lahirlah seorang pemimpin yang memiliki integritas, bertanggung jawab, jujur dan untuk mengabdi kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terkhususnya juga untuk memimpin organisasi mahasiswa intra kampus di FKIP Nommensen karena kegiatan ini juga untuk melahirkan sosok pemimpin untuk regenerasi di Organisi BEM-FKIP Nommensen berikutnya.