Walau curahan hujan begitu tinggi, namun tekat dan komitmen ribuan masyarakat Nias di Kabupaten Tapanuli Tengah tak luntur ketika menghadiri pagelaran seni budaya Nias sekaligus temu ramah tokoh inspirasi Ono Niha (Orang Nias) di Kecamatan Badiri, Kamis (14/11/2024).
Pada kegiatan tersebut, hadir Menteri Hukum dan HAM periode 2014-2024, Yasonna Hamonangan Laoly dan Anggota DPR RI, Marinus Gea, dan turut mendampingi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu-Mahmud Efendi Lubis nomor urut 2, beserta tokoh masyarakat Nias se-Tapteng.
Dalam orasi politik Yasonna Hamonangan Laoly menyebutkan, bahwa dirinya mengenal baik Masinton Pasaribu yang merupakan seorang petarung dan siap melawan kezaliman.
"Masinton Pasaribu ini adalah seorang petarung zaman reformasi, dia pasukan gorong-gorong, zaman Suharto saja dia lawan apalagi lah orang yg mengancam-ngancam disini. Bagi kita tak ada kata takut lawan kezaliman," tegas anggota DPR RI periode 2024-2029 fraksi PDI-Perjuangan.
Pria kelahiran Sorkam Tapanuli Tengah ini mengatakan, Mahmud Efendi Lubis seorang pensiunan tentara (TNI-AD) sangat tepat sebagai calon Wakil Bupati Tapteng mendampingi Masinton Pasaribu.
"Kalau sudah pensiunan TNI enggak mengenal takut lagi, perang pun dia mau, lengkap sudah pasangan ini," jelas Yasonna.
Lanjut Yasonna Laoly, jika Masinton-Mahmud (MAMA) diberi amanah oleh Rakyat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah periode 2025-2030, agar tidak lupa memperhatikan masyarakat khususnya warga Nias yang tinggal di pelosok Desa yang ada di Tapteng.
"Jadi saya titip ini pak Bupati, jalan-jalan yang rusak parah menuju pedalaman tolong diperhatikan. Makanya kita buat janji politik, karena masa zaman Bupati Bonaran kita juga buat seperti itu," ungkapnya.
Kepada tokoh adat, masyarakat dan tokoh Pemuda Nias serta Tokoh Agama di Tapteng yang hadir, Yasonna Laoly menghimbau untuk memenangkan suara Masinton Pasaribu-Mahmud Efendi Lubis pada 27 November 2024 mendatang.
Sambungnya, jika Masinton-Mahmud menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, maka pagelaran seni budaya Nias khususnya akan dilaksanakan setiap Tahun, supaya budaya Nias dapat dikenal masyarakat luas.
"Saat saya hadir disini hujan begitu deras, itu adalah hujan berkah buat kita semua," sebut Yasonna dilanjutkan dengan doa bersama.