Rajamin Sirait saat mengemukakan pendapatnya dalam diskusi publik MJC membahas e-KTP di Medan, Kamis (9/11).
Medan Jurnalis Club menggelar dialog bertema Pilkada Sumut: Ketiadaan Blangko e-KTP dan Nasib Pemilik Suara, Kamis (9/11/2017).Sejumlah tokoh dan narasumber hadir pada acara yang digelar di Medan Club Jalan Kartini Medan itu. Di antaranya Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Sumut Rajamin Sirait.
Menurutnya persoalan e-KTP yang harusnya menjadi solusi data kependudukan jangan justeru berubah jadi masalah.
"Ingat, Pilkada ini adalah pesta rakyat, bukan perpecahan. Mari kita buat Pilkada ini panas dalam arti positif dengan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. KPU dan stakeholder harus bisa mewujudkan cita-cita itu," kata Rajamin.
Untuk itu dia berharap agar tidak ada regulasi yang tumpangtindih.
"Pemerintah harus lebih peka. Penyelenggara pesta demokrasi diminta lebih aktif lagi mensosialisasikan beberapa poin pelaksanaan pemilihan yang lebih bermakna," kata Rajamin.
Dia juga mengimbau agar KPU Sumut dan Disdukcapil Kabupaten/Kota tidak saling menyalahkan dengan polemik Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Akan tetapi, lebih menunjukkan pada sikapnya untuk mensosialisasikan poin-poin penting dalam regulasi tersebut sampai kepada masyarakat. Mari bersinergi," tukasnya.
Hadir dalam acara yang dimoderatori Fakhrur Rozi itu di antaranya Wakil Ketua NasDem Sumut Ari Sugarna SSos, Ketua Karang Taruna Sumut Solahuddin Nasution, Politisi PDIP Sumut Sutrisno Pangaribuan, Politisi Demokrat Muhri Fauzi Hafiz, Politisi Golkar Medan Rizky Syaf Lubis, perwakilan Disdukcapil Medan dan Provsu, akademisi Unimed Dr Bakhrul Khair Amar MSi, Rumah Konstituen serta aktivis mahasiswa.