Pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) Masinton Pasaribu-Mahmud Effendi Lubis (MAMA), memastikan tidak ada pemotongan hak Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bahkan intimidasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), jika mereka terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) periode 2025-2030.
"TPP itu harus diberikan kepada ASN 100%, agar pelayanan kepada publik optimal dan maksimal," sebut Calon Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, Senin (23/9/2024).
Selain hak, kata Masinton Pasaribu, ia tentu bersikap adil kepada seluruh ASN, honorer daerah dan masyarakat Tapteng, tanpa melakukan intimidasi dengan cara ala-ala premanisme.
"Tidak ada intimidasi dan intervensi kepada siapa pun, karena ASN, honorer bahkan masyarakat harus bahagia saat beraktivitas dan dekat dengan keluarganya. Jika semua bahagia, pastinya Tapteng naik kelas," ujar pria yang kerap menyuarakan anti korupsi di berbagai siaran televisi.
Jika Paslon MAMA menang di Pilkada Tapteng pada 27 November mendatang, maka Masinton Pasaribu bersama Mahmud Effendi Lubis berkewajiban menciptakan Pemerintahan daerah jauh dari praktik korupsi dan tidak ada pungli untuk jabatan, sebab lanjut dia, semua harus digunakan dengan upaya prestasi.
"Tidak harus ada lobi-lobi dan bayar-bayar untuk jabatan. Kalau memungkinkan, TPP itu kita tambah, apalagi tiap tahun kita tingkatkan dengan hasil kinerjanya. Artinya berdampak baik dari ASN baikpun dari masyarakatnya," kata Masinton.
"Kita kembalikan TPP ASN menjadi 100 persen, dan menempatkan ASN sesuai basic dan profesionaliesme sesuai prestasi tanpa ada pungutan apapun," ungkapnya.