Selasa, 19 Mar 2019 17:49
  • Home
  • Opini
  • Polemik Kampanye dan #SaveMukaBoyolali

Polemik Kampanye dan #SaveMukaBoyolali

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Adrian Sukma, Aktivis dan Pengamat Politik.
Selasa, 06 Nov 2018 04:06
Istimewa
Aksi masyarakat Boyolali mengecam Prabowo, Minggu (4/11).
Respon dari masyarakat Boyolali atas pidato yang disampaikan oleh Capres Prabowo menimbulkan trending topik yang hangat diperbincangkan di masyarakat. Pasalnya pesan yang disampaikan oleh Prabowo berkenaan dengan fisik yaitu, "Mungkin kalian diusir, tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini."

Adanya pesan seperti ini, itu ditanggapi oleh beberapa pihak merupakan bentuk penghinaan terhadap masyarakat Boyolali. Pesan tersebut telah menyentuh SARA karena dibumbui dengan kata Boyolali.

Seperti kita ketahui bersama, tipikal orang Indonesia ini sangat alergi terhadap SARA. Konten SARA ini sangat sensitif dan mudah menyulut api di tengah-tengah masyarakat maya. Pertanyaan terbesar sekarang, kenapa ada seorang calon pemimpin sebut saja Sandi-Prabowo yang suka sekali mencari perhatian dengan memunculkan ungkapan-ungkapan tidak berfaedah, kontraproduktif, tidak berdasar, dan tidak berilmu. Sebenarnya mereka ini berniat untuk menjadi pemimpin bangsa atau pemecah-belah bangsa?

Kita semua dapat perhatikan dengan seksama sejak awal Sandi ditetapkan sebagai wakil dari capres Prabowo, dirinya telah melontarkan statemen bahwa sepiring makan siang di Jakarta lebih mahal daripada di Singapura. Ini jelas pernyataan yang tidak masuk akal, sangat tidak berdasar. Bila digunakan untuk mencari perhatian masyarakat Indonesia tentu ini merupakan cara yang tepat, cara yang tepat untuk mencari perhatian layaknya anak kecil dungu yang berbuat bodoh sehingga menjadi bahan guyonan. Namun bagi se-kelas capres-cawapres tentu ini tidak bisa disamakan dan sangat disayangkan Indonesia memiliki calon pemimpin yang seperti demikian.

Banyak dari masyarakat bertanya-tanya sebenarnya apa yang salah dari Boyolali. Kenapa Prabowo menggunakan Boyolali sebagai bahan percontohan masyarakat yang tertinggal dan kenapa Prabowo bertindak seperti demikian. Kenapa strategi Prabowo untuk memenangkan kursi RI 1 harus mencari perhatian receh dari masyarakat? 

Bagi saya ini seperti kemunduran bagi bangsa Indonesia. Indonesia memiliki tokoh-tokoh yang jauh lebih unggul baik itu dari segi karakter, kepemimpinan, pengalaman, integritas, dan ilmu pengetahuan. Namun yang maju untuk menjadi calon pemimpin malah seseorang yang hanya mampu mencari perhatian murahan dan malah mengganggu kenyamanan masyarakat. Sepemahanan saya justru seorang pemimpin memikirkan solusi-solusi yang tepat untuk diterapkan dan mampu menyelesaikan segala permasalahan dari kepemimpinan sebelumnya. Bukan malah menghina masyarakat dan memunculkan prestasi berupa tagar #SaveMukaBoyolali.

Sekarang kita bahas dari kubu Jokowi. Banyak orang mengatakan, "Jokowi itu gak bagus-bagus banget, tapi kalo pilihan keduanya bang Wowo ya gue mendingan Jokowi." Kita masyarakat harusnya buka mata selebar-lebarnya. Jangan hanya bisa komplain, komentar, protes, dan menyalahkan. Sebagai perbandingan kita harus bisa berfikir luas, melihat ke kanan, ke kiri, dan juga ke belakang. Seperti apa kepemimpinan sebelum-sebelumnya? Berapa banyak perubahan yang telah mereka lakukan terhadap bangsa ini? Dan berapa besar perubahan yang telah didobrak oleh Jokowi? Kalau masyarakat membandingkan dengan negara maju seperti Rusia, Jerman, Inggris, dan Amerika ya tentu kita tidak akan pernah bisa menghargai setiap perubahan baik yang kita perjuangkan. 

Kemajuan itu butuh proses, dan proses itu butuh dukungan serta kerjasama semua elemen masyarakat. Bukan perjuangan untuk menegakkan khilafah yang malah mengancam persatuan bangsa.

Editor: Sam

T#g:BoyolaliPrabowoSARA
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Mar 2019 13:39

    BPN Sumut Gelar Nobar Debat Cawapres 2019

    Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandi (Capres dan Cawapres No urut 02) tingkat Provinsi Sumatera Utara kembali mengadakan nonton bareng (Nobar) debat calon pemimpin Indonesia untuk periode 20

  • Selasa, 12 Mar 2019 17:12

    Irma Chaniago Bandingkan Program Jokowi dan Prabowo

    Irma Chaniago selaku Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengatakan, Jokowi memiliki program yang jelas dan nyata, tidak di awang-awang.Program terbaru adalah tiga ka

  • Minggu, 10 Mar 2019 03:10

    Soal Otak Jahat, Prabowo Dinilai Rendahkan Intelijen

    Lagi-lagi Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengeluarkan pernyataan tak berdasar yang menimbulkan kontroversi di kalangan publik. Kali ini Prabowo menyebut banyak otak-otak jahat di dunia intelij

  • Selasa, 05 Mar 2019 10:15

    Kericuhan Kampanye Prabowo di Jogja

    Insiden kericuhan mewarnai kegiatan kampanye Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto di Yogyakarta, Anggota GPK Khittah, Laskar PPP Khittah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaporkan mengalami luka- l

  • Sabtu, 23 Feb 2019 19:03

    Dihadiri 6000 Relawan di Kota Medan, Prabowo: Mari Rebut Kembali Kemerdekaan dan Kedaulatan Rakyat

    Keberadaan Capres nomor urut 02 pada hari kedua di Kota Medan dilanjutkan dengan kegiatan kampanye bersama para relawan dari berbagai jenis organisasi relawan pendukung Capres 02 dan juga perwakilan d

  • Sabtu, 23 Feb 2019 16:13

    Prabowo Subianto dan 1.300 Pengusaha Etnis Tionghoa di Medan

    Tim Pemenangan Prabowo-Sandi menggelar pertemuan Silaturahmi dan Ramah Tamah antara Capres 02 dengan kaum etnis Tionghoa Medan, di Selecta Ballroom, Jum'at malam (22/02/2019).Pertemuan dengan aca

  • Jumat, 22 Feb 2019 11:22

    GNCP Pusat dan BPN Sumut Siapkan Pertemuan Prabowo dan 1.400 pengusaha Tionghoa di Medan

    Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) yang diketuai oleh Aries Marsudiyanto telah didirikan sejak tahun 2009 dengan nama Relawan Negara Ku. Aries Marsudiyanto menyebutkan bahwa GNCP adalah organisasi

  • Senin, 18 Feb 2019 06:38

    Nonton Bareng Debat Capres Tahap II bersama Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Medan

    Badan pemenangan pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi wilayah Sumatera Utara menggelar kegiatan nonton bareng (Nobar) debat Capres 2019 di Aula kantor Badan Pemenangan Prov. Sumatera Ut

  • Selasa, 12 Feb 2019 23:12

    Satgas TNI Konga XXXIX-A Berhasil Fasilitasi Pertemuan Antar Suku di Republik Demokratik Kongo

    Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de l'Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocra

  • Jumat, 08 Feb 2019 09:48

    JK : Jokowi Tak Pernah Pakai Jasa Konsultan Politik Asing

    Menjelang debat Capres kedua pada 17 Februari mendatang, tensi isu politik kembali memanas. Kali ini berkembang isu bahwa Capres petahana, Joko Widodo (Jokowi), dituding menggunakan konsultan politik

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak