Soal Tewasnya Crew Kapal Sun Shine di Pangkalan Susu, dr. Alwi: Bukan Karena Corona
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 10 Feb 2020 17:00
Kadis Kesehatan Sumut didampingi Kabid Dokkes dan Tim Pinere RS Adam Malik Medan, Senin (10/2).
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Mujahit Hasibuan M.Kes., menegaskan bahwa warga crew kapal Sun Shine berbendera Panama yang tewas di perairan Pangkalan Susu, bukan akibat virus Corona.
"Hasil penyelidikan epidemiologi, bahwa crew kapal Sun Shine, warganegara Korea Selatan, usia 21 tahun, jenis kelamin laki-laki, diketahui bahwa sebelum meninggal tidak ada demam, tidak ada sesak, dan 14 hari sebelum meninggal tidak ada riwayat perjalanan ke negara terjangkit, maka kesimpulannya, Crew kapal Sun Shine meninggal bukan karena penyakit akibat Virus Corona", ungkap dr. Alwi, Senin siang (10/2).
Pernyataan ini ditegaskan beliau dalam konferensi pers di aula pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, jalan Prof HM Yamin No.41AA, didampingi Tim Pinere Rumah Sakit Pusat Adam Malik, Kabid Dokkes Polda Sumut, KKP dan sejumlah perwakilan rumah sakit.
dr. Alwi meyakini bahwa tewasnya crew kapal tersebut akibat serangan jantung. "Karena pada pagi harinya, seluruh crew kapal menjalani pemeriksaan KKP di Batam dan korban tidak ada demam. Padahal sekiranya pun dia demam, seperti orang yang terjangkit virus Corona, tentunya tidak akan langsung mati di malam hari. Kematian orang terjangkit virus Corona tidak mendadak", jelasnya.
Pernyataan ini disampaikan dr. Alwi mewakili pemerintah provinsi Sumatera Utara agar masyarakat tidak stres dan menduga virus Corona sudah masuk ke daerah ini.
"Kami tegaskan hingga saat ini belum ada masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara yang terjangkit virus Corona. Kami mohon supaya hal ini ditulis dengan bahasa yang jelas kepada masyarakat, jangan dengan bahasa bombastis, supaya masyarakat jangan stres", tambahnya.
Hal senada disampaikan oleh Kabid Dokkes Polda Sumut, Kombes Pol dr Raden Harjuno SPJ, yang mengingatkan bahwa masyarakat perlu diajak untuk mewaspadai berita terkait virus Corona, dengan terlebih dahulu meneliti sumbernya darimana. "Karena mungkin saja ada orang yang menghendaki situasi yang tidak aman, situasi mencekam. Maka kita harus tahu sumbernya darimana", tuturnya.