Selasa, 22 Sep 2020 14:34
  • Home
  • Kesehatan
  • Sanksi bagi pedagang Tebing Tinggi yang tidak mau di-rapid test

Sanksi bagi pedagang Tebing Tinggi yang tidak mau di-rapid test

Tebing Tinggi (utamanews.com)
Oleh: Athar
Rabu, 15 Jul 2020 13:55
Istimewa
Walikota Tebing Tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM dengan tegas akan memberikan sanksi bagi para pedagang yang enggan mengikuti uji rapid test massal secara gratis.

Pemko Tebing Tinggi bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) dan Anak Tebing Bersatu (ANTEB) melakukan pemeriksaan rapid test khusus kepada pedagang, Rabu (15/7/2020), di tiga pasar tradisional.

Saat pemeriksaan di Pasar Sakti, Pasar Kain dan Pasar Gambir Tebing Tinggi, terlihat tingkat kesadaran pedagang untuk mengikuti rapid test masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya kios yang tutup saat pelaksanaan uji rapid test.


Terkait banyaknya pedagang yang menutup kiosnya saat pemeriksaan, Umar Zunaidi Hasibuan saat meninjau kegiatan menegaskan perlu edukasi lebih lanjut kepada para pedagang bahwa rapid test ini bukan sesuatu hal yang menakutkan.

"Rapid test ini bukan memvonis orang terkena virus corona, tetapi untuk mendeteksi penyebaran virus corona di Tebing Tinggi dan memutuskan matarantai tersebut agar kita mengetahui pemetaannya", kata Walikota.


Oleh karena itu lanjut Walikota, saya minta nanti kepada Dinas Perdagangan untuk meminta para pedagang agar mengikuti protokol kesehatan dan pengecekan kesehatan dengan rapid test. 

Menurut Walikota tingkat animo pedagang untuk mengikuti pemeriksaan rapid test masih sekitar 40 persen dan sisanya perlu diaktifkan untuk mengikuti pemeriksaan selanjutnya.

Bila ada pedagang yang menolak pemeriksaan rapid test dengan tegas Walikota akan meminta semacam sanksi jika ternyata nantinya dia positif terkena virus corona maka yang bersangkutan harus bertanggungjawab terhadap tindakannya.

"Barangkali nanti dalam satu toko ada yang tidak mau di-rapid test, mungkin bisa saja tokonya nanti untuk sementara kita tutup dulu karena tidak mau dilakukan pemeriksaan", tegas Walikota.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Tebing Tinggi selaku Jubir Gustu Covid dr Nanang Fitra Aulia melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan uji rapid test kepada sekitar 300 pedagang di tiga pasar tradisional.

Dari hasil pemeriksaan uji cepat rapid test yang dilakukan, seorang pedagang dinyatakan reaktif dan sisanya non reaktif. "Terhadap salah seorang pedagang yang reaktif telah kita lakukan pemeriksaan lanjutan dengan swab test. Selama menunggu hasil pemeriksaan swab, terhadap yang bersangkutan kami sarankan untuk sementara menutup tokonya", kata dr Nanang Fitra.
Editor: Herda

T#g: pasarRapid testSanksi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Jumat, 18 Sep 2020 20:28

    Tidak Pakai Masker Denda Rp100 Ribu dan 300 Ribu Akan Diberlakukan di Labuhanbatu

    Sanksi berupa denda uang sebesar 100 ribu rupiah akan diberlakukan di kabupaten Labuhanbatu kepada masyarakat perorangan apabila tidak memakai masker. Selain perorangan, para pendagang juga mendapatka

  • Selasa, 15 Sep 2020 21:45

    Kapolres dan PJU Polres Sergai Lakukan Rapid Test

    Guna mencegah virus Corona (Covid19), Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang SH.M.Hum bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Serdang Bedagai melakukan pemeriksaan Rapid test bertempat di Gedung TM

  • Kamis, 10 Sep 2020 16:20

    Sosialisasi Perwal di Tebing Tinggi, Sanksi '3M' Akan Diterapkan

    Terkait persiapan pemberlakuan Peraturan Walikota (Perwal) Tebingtinggi Nomor 44 Tahun 2020 tentang penerapan Protokol Kesehatan Covid-19, Pemko Tebingtinggi bersama unsur Forkopimda gencar melakukan

  • Kamis, 03 Sep 2020 17:13

    Tekan Penyebaran Covid-19, Batalyon Infanteri 8 Mar Laksanakan Rapid Test

    Prajurit petarung Harimau Putih Batalyon Infanteri 8 Marinir (Yonif 8 Mar) melaksanakan kegiatan rapid test guna menekan penyebaran virus Covid-19 yang diselenggarakan di gedung Balai prajurit (Bapra)

  • Senin, 17 Agu 2020 21:17

    Walikota: Sanksi Masker Akan Kita Terapkan Di Tebing Tinggi

    Bertepatan dengan HUT Republik Indonesia Ke-75, pemerintah pusat telah mencanangkan pemakaian Sejuta Masker serentak di Indonesia.Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan saat disinggung wartawan

  • Jumat, 14 Agu 2020 08:44

    Hasil Rapid Test, 61 Personel Satlantas Polres Sergai Tidak Reaktif

    Guna mencegah virus Corona (Covid19) sebanyak 61 personel Satlantas Polres Serdang Bedagai melakukan pemeriksaan Rapid test hasilnya tidak reaktif."Dari hasil pemeriksaan Rapid test yang dilakukan ter

  • Senin, 10 Agu 2020 01:10

    Sanksi Tegas Menanti Pelanggar Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

    Penularan Covid-19 masih tinggi dan semangat masyarakat untuk menaati protokol kesehatan cenderung menurun. Padahal, penurunan angka penularan Covid-19 perlu segera terlaksana agar pemulihan ekonomi d

  • Sabtu, 08 Agu 2020 04:08

    Setukpa Lemdiklat Polri Lakukan Rapid Tes dan Penyemprotan Desinfektan

    Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Lemdiklat Polri melaksanakan Rapid Test Covid 19 kepada 36 orang peserta didik SIP angkatan ke-49 T.A. 2020 yang menjalani program pembelajaran jarak jauh di Setukpa Le

  • Senin, 03 Agu 2020 12:23

    ASN dan Honorer Pemko Tebing Tinggi Dirapid Test, 3 Orang Reaktif

    Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemko Tebing Tinggi melalui Tim Medis Dinas Kesehatan mengadakan pemeriksaan uji cepat Rapid Test, Senin (3/8/2020) di Balai Kota Tebing Tinggi.Pe

  • Senin, 03 Agu 2020 10:03

    Masyarakat Antusias Ikuti Uji Klinis Vaksin Covid-19

    Vaksin Covid-19 yang datang dari China akan diujikan di Indonesia. Masyarakat sangat antusias menjadi relawan vaksin, bahkan pendaftarnya mencapai ratusan orang. Mereka ingin agar corona segera pergi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak