Minggu, 01 Feb 2026

Master Tunia TCM Terapi Kretek Kretek buka praktek di kota Binjai, ini jenis penyakit yang ditangani

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Kamis, 01 Sep 2022 11:31
Edhie Kurnia Tandiano di tempat prakteknya
 Istimewa

Edhie Kurnia Tandiano di tempat prakteknya

Didasari atas rasa kemanusiaan karena ingin membantu terhadap sesama yang benar benar membutuhkan serta kerap dimintai tolong oleh masyarakat di sekitar kediamannya, Edhie Kurnia Tandiano, seorang Master Tunia TCM Terapi Kretek Kretek (Bone Setting) yang lagi trend di Indonesia dan praktek di "Xinmen Rehabilitation Indonesia" Kota Medan, kini juga melayani praktek di Kota Binjai.

Saat dikonfirmasi awak media, Kamis (1/8) pria paruh baya yang merupakan warga keturunan tersebut mengakui bahwa dirinya kini melayani praktek di Jalan Sudirman No. 122 Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.
Tidak hanya itu, Master Edhie (panggilan akrab Edhie Kurnia Tandiano) yang sehari hari berpraktek di Xinmen Rehabilitation Center ini juga mengaku bahwa keahlian yang digelutinya tersebut khusus menangani masalah tulang dengan cara Tuina atau manipulasi tulang.

"Dibukanya terapi ini disini (Binjai-red) berawal karena saya kerap dimintai tolong oleh masyarakat sekitar Binjai yang sedang sakit dan membutuhkan pengobatan. Pastinya untuk membantu masyarakat, khususnya warga sekitar di yang mengalami sakit pada tulang atau saraf kejepit," ungkap Edhie saat ditemui di lokasi prakteknya, sembari mengatakan praktek miliknya yang ada di Kota Binjai mulai dibuka Pukul 18.00 Wib sampai dengan Pukul 21.00 Wib. 
Tidak hanya di lokasi prakteknya, sebagai seorang Master, pria berpostur besar yang mempunyai motto "Mencegah Lebih Baik..." ini juga mengaku bahwa dirinya kerap diminta untuk menangani pasien dari Kota Binjai saat dirinya praktek di Kota Medan.
"Kasihan mereka yang sakit dari Binjai harus berangkat ke Medan untuk mengobati penyakit yang dideritanya," tuturnya.

Perlu diketahui, ungkap Master Edhie, tubuh kita ini hampir sama seperti mobil, perlu di-Balancing dan Spooring. Sama seperti badan kita yang perlu perawatan. Artinya tidak harus menunggu kita sakit dahulu. Terkadang tanpa kita kehendaki, kita sering mengalami sakit pada pinggang atau saraf kejepit. "Untuk itu kita perlu therapy dan disini langsung kita kasi efeknya," urainya. 

Saat disinggung mengapa memakai istilah kretek kretek dalam therapy pengobatannya, pria yang juga sebagai specialist TCM bone setting di Xinmen Rehabilitation Center di Kota Medan ini menjelaskan bahwa istilah itu dalam dunia kedokteran barat dikenal sebagai Chiropractic, atau dalam Kedokteran timur dikenal sebagai Tuina, yakni manipulasi terhadap tulang belakang dengan cara terapi manual.
"Menurut Tuina, bunyi "krek" ini memiliki manfaat, yaitu untuk melepaskan udara yang terperangkap di antara sendi. Kami biasanya melakukan pengobatan pada keluhan keluhan tersebut dengan melakukan manipulasi terhadap tulang belakang menggunakan cara terapi manual," beber Master Edhie saat dikonfirmasi awak media. 

Sedangkan tujuan dari pengobatan ini, ujar pria berusia 34 tahun ini, adalah untuk membantu mengatasi keluhan penyakit pada sistem muskuloskeletal atau penyakit tulang, sendi, dan otot yang memang sedang marak, khususnya problem tulang belakang (spine).

"Jadi bunyi kretek kretek atau krek itu untuk merilis angin keluar dari sendi. Sebab anginlah yang membuat gerak sendi menjadi tidak nyaman, bahkan terasa sangat sakit," pungkas Edhie Kurnia Tandiono. 

iklan peninggi badan
Tidak hanya mengatasi penyakit pada tulang, sebagai seorang Master yang sudah mengantongi sertifikat dari Lembaga Pendidikan Kesehatan Tradisional Tionghoa yang tergabung dalam Ikatan Naturopatis Indonesia Jakarta ini, Master Edhie juga menjelaskan bahwa therapy yang dikerjakannya itu bertujuan untuk mengembalikan kemampuan sendi agar bergerak seperti sedia kala.
Untuk mencapai tujuan tersebut, lanjut Edhie, maka therapy ini dilakukan dengan memberikan tekanan terhadap sendi yang terdampak mengalami cidera. 

"Ada beberapa faktor penyebab timbulnya masalah ataupun keluhan tulang belakang. Pastinya karena gaya hidup seperti cara duduk, cara bejalan, faktor usia, atau bahkan cidera karena sport atau olahraga," tutur pria yang terlihat akrab dengan awak media ini. 

Di akhir ucapannya, Master Edhie mengingatkan masyarakat agar tidak latah menjajal sendiri “kretek kretek” untuk mengatasi keluhan yang dialaminya. Sebab menurutnya, keluhan pada tulang belakang perlu dipastikan terlebih dulu penyebabnya melalui serangkaian metode diagnosis, baik pemeriksaan manual ataupun pemeriksaan laboratorium, scan x-ray, atau bisa juga scan MRI.

“Pastikan dahulu masalahnya, agar lebih sesuai pengobatannya. Di Xinmen Rehabilitation Center merupakan tempat terlengkap, dimana pasien akan diperiksa oleh dokter kami terlebih dahulu. Jadi ke pengobatan utama dahulu, baru dipertimbangkan ke pengobatan complimentary atau pelengkapnya," demikian kata Edhie Kurnia Tandiono diakhir ucapannya.
Berikut jenis jenis penyakit yang bisa ditangani dengan Bone setting, sehingga rasa nyeri atau sakit yang luar biasa menjadi hilang:

- Syarat Terjepit
- Scoliosis
- Pengapuran lutut/sakit lutut
- Sakit pinggang
- Frozen shoulder/sakit sewaktu tangan diangkat
- Sakit dibagian telapak kaki sewaktu kaki di pijakkan ke lantai
- Carpal tunnel sydrome
- Trigger fingger, serta beberapa penyakit lainnya. 

Pun begitu, ada beberapa jenis penyakit yang tidak dapat ditangani dengan Bone setting seperti Skoliosis struktural yang hanya bisa diperbaiki dengan melakukan tindakan pembedahan, infeksi tulang seperti TBC tulang belakang, lepasnya tulang belakang karena kecelakaan atau degenerasi serta spondilolistesis.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️