Di lokasi, petugas kembali menemukan sejumlah pohon yang sudah ditebang, namun belum diolah menjadi bahan siap jadi. Namun tidak ditemukan satu orang pun di lokasi pembalakan.

Petugas yang menemukan lokasi aksi pembalakan liar ini melakukan operasi di kawasan hutan yang sama, yaitu kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser di Desa Telaga, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.
Petugas kemudian melakukan olah TKP dengan mendata lokasi menggunakan GPS, dan mengamankan barang bukti pohon yang sudah ditebang.
Pohon yang ditebang oleh para pembalak liar ini merupakan jenis kayu durian hutan yang berumur sekitar 90 tahun, dengan diameter sekitar 1 meter.
Kepala Seksi Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser Wilayah lll Sumut, Palbert Turnip, Rabu (24/5) mengatakan, sebelumnya petugas lapangan menemukan seorang warga yang sedang mengangkut kayu yang diduga dari hutan Taman Nasional Gunung Leuser.
"Warga tersebut kemudian diamankan di kantor Desa dan dibawa ke lokasi asal dirinya mengangkut kayu tersebut," tegasnya.
Patroli di dalam kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser ini akan terus dilakukan selama beberapa hari ke depan guna mengantisipasi keluarnya batang pohon yang sudah ditebang dari hutan.