Perintah Kapoldasu, Setiap Pelaku Narkoba Akan Ditindak Tegas, Tepat, Keras dan Terukur
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Selasa, 19 Jan 2021 08:09
Pasca larinya bandar narkoba FP alias Man Batak setelah ditangkap aparat penegak hukum Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sabtu lalu (09/01/2021), dengan barang bukti Shabu seberat 5 kilogram, Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyampaikan dengan tegas perintah Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin.
Adapun perintah tegas Kapoldasu sebagaimana dijelaskan Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi, melalui selulernya, Senin (18/01/2021), kepada salah satu awak media yang dikutip Utamanews.com mengatakan "Bahwa setiap pelaku narkoba akan ditindak tegas, tepat keras dan terukur, tidak ada tempat bagi pelaku-pelaku narkoba."
Di kesempatan itu Hadi juga menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian personel saat mengawasi pelaku dan berjanji menyelesaikan kasus narkoba ini yang memicu reaksi positif masyarakat di daerah Labuhanbatu Raya.
"Keamanan dan ketertiban selama ini akan terus ditata untuk membantu tugas kepolisian dalam menciptakan rasa nyaman di tengah masyarakat," ujarnya.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang peduli terhadap segala bentuk penyakit masyarakat. Kami berharap terus bekerjasama membantu tugas kepolisian dalam menjaga lingkungan, menjaga keluarga dan masyarakat kita," tambahnya.
Sementara itu terpisah menanggapi kaburnya bandar narkoba FP alias Man Batak setelah ditangkap polisi, Direktur LBH Pilar Advokasi Rakyat Sumut, Harris Nicxon Tambunan, SH saat dihubungi melalui selulernya di Rantauprapat kepada awak media ini mengatakan, "Kita sangat kecewa karena penangkapan itu dari Polda."
"Polda itu markas besar untuk Provinsi Sumatera Utara, bisa lolos, bisa kabur dari situ," ungkap Harris dengan nada kesal.
"Pilar Advokasi Rakyat Sumut akan melaporkan ke Presiden tentang kaburnya bandar narkoba dari Polda Sumut. Saran Harris, tetap kejar terus dan berantas narkoba di Labuhanbatu," pungkasnya.
Saat disinggung awak media terkait komitmen Kapolda Sumatera Utara yang akan menembak anggotanya yang terlibat peredaran narkoba, Harris Nicxon Tambunan mengatakan, "Diragukan."
"Cuma lipstik pemerah bibir saja," tukas Harris menutup komunikasinya.