Minggu, 25 Okt 2020 17:16

PT MSDM Diduga Menipu Karyawannya Hingga Stress

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Dian
Jumat, 09 Jun 2017 15:49
Dian
Korban saat ditemui di RS Boloni jalan Mongonsidi dan PT MSDM di jalan Ringroad Medan.
Eva boru Malau, 25 tahun ini,stres hingga jatuh sakit karena merasa ditipu oleh PT Maria Sarana Daya Makmur (MSDM) yang beralamat di jalan Ringroad/Gagak Hitam No 58 A Medan Sunggal.

Hal ini diungkapkannya pada para awak media di Rumah Sakit Boloni Jalan Monginsidi Medan, Jumat (9/6/2017).

Menurut Eva dirinya masuk rumah sakit dikarenakan suaminya terus mendesak dirinya untuk memulangkan uang yang dipergunakannya untuk masuk kerja di PT MSDM yang mewajibkan siapa yang masuk kerja harus membayar uang senilai Rp285.000.

"Karena ingin membantu meringankan biaya rumah tangga, makanya saya cari pekerjaan, dan saya ada baca di brosur mereka bahwa pekerjaannya hanya menempel kertas di tutup tempat es krim," ujar Eva pada para awak media.

Lebih lanjut Eva menjelaskan bahwa awalnya dia diminta untuk membayar uang administrasi sebesar Rp10.000, dan gaji yang akan diterima setelah menempel kertas itu Rp 60.000 dalam satu box (30 label). Pertama kerja, dirinya sudah dapat satu box, hingga akhirnya dia dipanggil ke lantai tiga Ruko PT tersebut.

"Pekerjaannya mudah sekali bang, hanya menempel kertas aja dan bahannya semua dari mereka. Saya sudah siap satu box dalam satu jam, setelah saya kasih box nya untuk minta gajinya, saya malah disuruh ke lantai atas," ujarnya menjelaskan.

"Saat di lantai tiga PT itu, saya disuruh bayar Rp275.000 lalu dikasih formulir untuk kita isi, yang anehnya saya dikasih formulir itu setelah membayar, bukan sebelum membayar. Jadinya mau tak mau kita harus mengisi," pungkasnya.

Senada dengan Eva, Devi Boru Malau menjelaskan bahwa dirinya dan puluhan temannya juga sudah tertipu dengan iklan PT MSDM ini, karena di brosur itu dijelaskan bahwa pekerjaannya ada yaitu menempel kertas di penutup tempat es krim dan bukan berbentuk MLM (Multi Level Marketing).

"Coba abang lihat di internet, pekerjaannya kan cuma menempel kertas aja dengan upah yang lumayan besar, tapi coba masuk ke PT mereka, kita dikutip total Rp285.000 dan dikasih cincin besi putih dengan alasan bonus dan disuruh mencari orang sebanyak mungkin supaya bisa tertipu," ujar Devi penuh emosi kepada para awak media.

Saat awak media ini datang ke PT MSDM untuk meminta konfirmasi kepada penanggung jawab tersebut, seorang wanita muda  bernama Ike Br Barus yang mengaku karyawan, malah terkesan marah-marah pada awak media, yang mencoba menanyakan mengapa banyak karyawan yang komplain kepada mereka.

"Saya dulu lah yang ngomong, baru nanti anda semua boleh nanya. Kami mulai buka bulan Desember tahun 2016 dan sampai saat ini mitra kerja kami sudah sampai 2.000 orang, Ibu penanggung jawab PT ini sedang di Bekasi sekarang, nantilah kalian kalau mau konfirmasi datang lagi kemari," ujar Ike pada media.

Pantauan UTAMANEWS, di ruko yang berlantai tiga ini, tidak banyak terlihat kertas untuk ditempel dan pegawainya hanya bagian administrasi saja, tidak terlihat karyawan yang menempel kertas. Dan yang lebih unik lagi, perjanjian pekerjaan kepada calon karyawan dilaminating seolah-olah hanya untuk diperlihatkan saja.

Editor: Sam

T#g:378MSDM
Berita Terkait
  • Rabu, 09 Sep 2020 10:29

    Polsek Binjai Tangkap Pelaku Penipuan Rp1,2 M

    Petugas Kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Binjai, berhasil mengamankan seorang Perempuan yang diduga melalukan tindak pidana penipuan dan penggelapan uang, Selasa (8/9).Adalah, Deni Ferianti Manda S

  • Selasa, 01 Sep 2020 00:11

    Polsek Firdaus Ringkus DPO Kasus Penggelapan

    Safrizal (22) warga Dusun 5, Desa Sei Rejo, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, ditangkap Tekab Polsek Firdaus, Minggu (30/8/2020) malam.Safrizal merupakan pelaku penggelapan 1 unit motor

  • Rabu, 05 Agu 2020 15:35

    3 Oknum Polisi Gadungan Peras Anggota DPRD di Sumut

    Tim Subdit Siber Dit Reskrimsus Polda Sumut menangkap kelompok jaringan penipuan, pemerasan, dan penyebaran konten yang mengandung pornografi melalui media sosial.Dalam penangkapan kelompok jaringan i

  • Selasa, 28 Jul 2020 22:28

    Tepbek Kisaran Bekangdam I/BB Amankan Sutarno Mantan Anggota TNI, Diduga Melakukan Penipuan dan Pemalsuan Dokumen

    Tepbek Kisaran Bekangdam I/BB mengamankan salah seorang warga Medan Selayang, Sutarno (56), mantan anggota TNI yang sudah dipecat, karena diduga melakukan penipuan dan pemalsuan dokumen.Sutarno diaman

  • Minggu, 21 Jun 2020 23:21

    Berdalih jenguk keluarga sakit, Candra 'Gelapkan' Motor Tetangga

    Personel Tekab Unit Reskrim Polsek Perbaungan kembali ciduk seorang tersangka penggelapan sepeda motor. Pelaku adalah Candra (31) warga Dusun 1 Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang

  • Jumat, 19 Jun 2020 23:19

    Tekab Polsek Perbaungan Amankan Pelaku Penipuan dan Penggelapan

    Tim khusus anti bandit (Tekab) Polsek Perbaungan meringkus pelaku penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor honda Scoopy Scooter warna hitam No. Polisi BK 2878 AAG, yang terjadi pada hari Sabtu

  • Rabu, 10 Jun 2020 04:10

    Butuh uang, Sam tipu korban dengan modus bisa loloskan anak jadi TNI

    Ngaku bisa memasukan menjadi anggota TNI, Marsam alias Sam (50) berhasil menipu korbannya Sukisno (49) warga Dusun IV, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai.Kejadian

  • Jumat, 29 Mei 2020 12:39

    Polsek Binjai Barat tangkap pelaku penipuan

    SB alias Bangun ditangkap aparat kepolisian dari Polsek Binjai Barat, Polres Binjai, Sumatera Utara atas dugaan melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

  • Minggu, 19 Apr 2020 19:59

    Pria Penipu Ditangkap Unit Reskrim Polsek Kualuh Hilir

    Seorang pria tersangka tindak pidana penipuan ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Kualuh Hilir pada Hari Jumat (17/4/2020) sekira pukul 17.00 Wib, di Sentosa Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labura.

  • Sabtu, 04 Apr 2020 22:04

    Warga Sei Mencirim Ditipu Di Kantor Satlantas Polrestabes Medan

    Robby, warga Pasar Lama Sei Mencirim ini menjadi korban penipuan dengan modus bisa mengambil sepeda motor yang telah dibawa oleh petugas kepolisian dengan menggunakan mobil patroli Double Cabin.Dengan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak