Dalam rangka meningkatkan mutu layanan jaringan listrik kepada masyarakat Kabupaten Palas sebagai pelanggannya, manajemen PT. PLN Rayon Sibuhuan akan melakukan pemadaman aliran listrik di enam wilayah kecamatan di Kabupaten, Palas selama 2 hari, yaitu pada Hari Sabtu dan Minggu (13-14/8).
Demikian seperti disebutkan dalam surat edaran dari Kantor PT. PLN Rayon Sibuhuan, nomor : 0029/DIS.00.03/SBH/2016, tanggal 10 agustus 2016, perihal pemberitahuan izin pemadaman, yang ditandatangani Manager PLN Rayon Sibuhuan, Abdul Rahman Tambunan, diterima Media, Kamis (11/8).
Dalam surat disebutkan, pemadaman PLN selama 2 hari tersebut, sehubungan dengan adanya pekerjaan pemeliharaan hantaran udara tegangan menengah (HUTM) dalam hal ini pekerjaan uprating saluran udara tegangan menengah (SUTM) di jalur penyulang main feeder GT02 dan GT04.
Jadwal pemadaman PLN terjadi pada Hari Sabtu (13/8) dan Hari Minggu (14/8), mulai pukul 08.30 sampai pukul 16.00 wib. Daerah pemadaman meliputi lima wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Barumun, Barumun Selatan, Sosa, Batang Lubu Sutam (Batam) dan Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi).
Dalam keterangan suratnya itu, manajemen PLN Rayon Sibuhuan menyebutkan, penyulang dilepas di LBS Sialambue dan penyulang GT4 dilepas di LBS Aeknabara. Untuk jadwal dan daerah pemadaman bisa saja berubah melihat kondisi dan situasi di lapangan.
Lewat Supervisor Teknik Budi Arwin Juhri, Manager PT. PLN Rayon Sibuhuan, Abdul Rahman Tambunan saat ditemui di Kantor PLN Rayon Sibuhuan, Kamis (11/8) menyebutkan, perbaikan jaringan listrik dimaksud, untuk mengganti kabel jatingan tegangan menengah (JTM) dari ukuran 35 milimeter menjadi ukuran 150 milimeter.
"Tujuannya tentu untuk memperbaiki tegangan arus listrik ke pelanggan, misalnya meningkatkan daya arus saat beban puncak pemakaian arus listrik, seperti di waktu sore hari dan di waktu maghrib atau petang hari. Biasanya, setiap sore hari, daya arus listrik yang masuk itu, sering diterima pelanggan kita ngedrop atau turun. Tapi, setelah ukuran kabel JTM-nya diperbaiki, arus listriknya sudah mulai normal, gak ngedrop lagi," ujarnya.
"Ini lah upaya maksimal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kita, karena dengan digantinya kabel JTM yang lebih besar ukurannya, tentu arus listrik yang sampai ke pelanggan kita juga akan lebih maksimal dari kondisi saat ini," jelasnya.
Disebutkannya juga, pihaknya meminta maaf kepada seluruh pelanggan PLN dan masyarakat di Kabupaten Palas atas ketidaknyamanan akibat pemadaman PLN. "Kita upayakan semaksimal mungkin, proses pekerjaan pergantian kabel JTM ini akan tuntas dalam waktu seminggu.," terang Budi. (MS)