Lebih menggembirakan lagi, operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan pemberian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di salah satu lembaga negara. Ke depan diharapkan penilaian BPK tidak lagi mendapat tanggapan miring di masyarakat.

Informasi ini sudah dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.
"Iya sekitar itu," ujar Syarif, seperti dilansir dari Tribunnews.
WTP merupakan opini yang dikeluarkan auditor terhadap laporan keuangan.
Sesuai amanat konstitusi dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, audit atas laporan keuangan lembaga negara dilakukan oleh BPK. Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya operasi tangkap tangan terhadap pejabat di BPK.
Menurut Febri, penyelidik KPK harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Setelah selesai pemeriksaan, KPK akan memberikan keterangan resmi terkait OTT tersebut.
"Masih ada waktu maksimal 1 x 24 jam. Akan disampaikan perkembangannya," kata Febri.