Jumat, 22 Mei 2026
Lion Air Serahkan 6 Jenazah Korban JT-610 ke Keluarga, Total Sudah 77
JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Erickson/rls Sabtu, 10 Nov 2018 06:50
Technical Director of Batik Air, Yanto Supriatno (berbaju batik) saat simbolisasi penyerahan jenazah kepada salah satu keluarga penumpang JT-610.
Istimewa

Technical Director of Batik Air, Yanto Supriatno (berbaju batik) saat simbolisasi penyerahan jenazah kepada salah satu keluarga penumpang JT-610.

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan perkembangan terkini sehubungan penanganan penerbangan JT-610 dengan registrasi pesawat PK-LQP, bahwa tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (DVI POLRI) hari ini memberikan konfirmasi hasil identifikasi enam jenazah, atas nama Darwin Harianto (laki-laki), Fendi Christanto (laki-laki), Ambo Malibone HM (laki-laki), Capt. Muas Efendi (laki-laki), Murdiman (laki-laki) dan Kyara Aurine Daniendra Giwitri (balita- wanita).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menyatakan, "Konfirmasi tersebut sudah disampaikan, Jum'at (9/11/2018), pukul 20.00 WIB, setelah adanya kecocokan hasil tes forensik dan ante-mortem dengan data DNA yang sebelumnya sudah diberikan pihak keluarga kepada tim DVI POLRI."

"Lion Air malam ini secara resmi menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga melalui upacara yang berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto (RS POLRI). Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Technical Director of Batik Air, Yanto Supriatno", ujarnya dalam siaran pers, Jum'at malam.

Hingga saat ini total yang sudah teridentifikasi 77 jenazah. Tim DVI POLRI juga masih melaksanakan proses identifikasi mendalam yang melingkupi forensik dan tes DNA.
Editor: Dito
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later