Selasa, 26 Jan 2021 11:58

Kapuspen TNI: Penurunan Baliho HRS Oleh Pangdam Jaya Didukung Panglima TNI

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Adimsi
Senin, 23 Nov 2020 18:23
Puspen TNI
Kapuspen TNI dan Pangdam Jaya saat menyampaikan keterangan pers di Jakarta
Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan perintah untuk menurunkan baliho HRS karena kewenangan ada di Pangdam Jaya. Tentunya Panglima TNI mendukung langkah yang diambil Pangdam Jaya, karena yang tahu situasi di daerahnya adalah Pangdam.

Demikian disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman saat melaksananakan konferensi pers di Kodam Jaya, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Pernyataan Kapuspen TNI tersebut untuk mengklarifikasi terkait simpang siurnya pemberitaan tentang perintah penurunan Baliho di DKI Jakarta oleh TNI beberapa hari yang lalu.

Lebih lanjut Mayjen TNI Achmad Riad menjelaskan bahwa Panglima TNI memang tidak memberikan perintah untuk menurunkan Baliho, karena hal tersebut terlalu teknis dari sisi operasional.

Pada sisi lain Pangdam Jaya selaku Pimpinan Militer di daerah, tentunya memiliki tanggung jawab mengambil suatu tindakan atas dasar pertimbangan situasi di lapangan. "Tentunya Panglima TNI akan mendukung semua tindakan yang dilakukan Pangdam Jaya atas dasar pertimbangan di lapangan tersebut," jelasnya.


Senada dengan Kapuspen TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrahman menjelaskan bahwa penurunan baliho bukan perintah langsung dari Panglima TNI karena hal-hal yang semacam ini cukup Pangdam saja. Sama seperti saat pembagian masker dan kegiatan-kegiatan Baksos segala macam kegiatan-kegiatan yang dilakukan kewilayahan, Pangdam Jaya dan Kapolda serta Gubernur tidak harus menunggu perintah Panglima TNI. "Tetapi setelah kegiatan pasti saya laporkan kepada Panglima TNI dan harus diketahui oleh Panglima TNI," katanya.

Lebih lanjut Pangdam Jaya menjelaskan bahwa penurunan Baliho tersebut sudah sesuai prosedur atau ketentuan. Proses penurunan baliho awalnya sudah dilakukan oleh Pol PP dengan Polri dan kemudian dengan TNI. Penurunan Baliho sudah dilaksanakan sejak dua bulan yang lalu dan sudah diturunkan sebanyak 338.

Kemudian dari pihak FPI mendemo dan memerintahkan untuk Pol PP memasang kembali. Menurut Pemerintah daerah, pemasang baliho tidak sesuai ketentuan, tidak bayar pajak, kemudian kalimat-kalimatnya juga ada yang tidak bagus mengundang keresahan pada masyarakat. Intinya adalah ini tidak sesuai dengan ketentuan oleh Muspida, ini ditertibkan.

"Kita laksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, dikedepankan Polisi Pamong Praja (Pol PP) karena Pol PP yang menjalankan Peraturan Gubernur pemerintahan di wilayah," pungkas Pangdam Jaya.
Editor: Iman

T#g:HRSPangdam JayaRizieqBalihoSpanduk
Berita Terkait
  • Senin, 14 Des 2020 12:54

    Komjen Pol Agus Andrianto Minta Para Kapolda Antisipasi Gerakan Massa Pascapenahanan MRS

    Sejumlah aksi protes terhadap kepolisian terjadi menyusul Muhammad Rizieq Shihab (MRS) ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Di antaranya pelemparan bom molotov di Polda Sulawe

  • Sabtu, 12 Des 2020 22:12

    Polisi Ajak Rizieq Tunaikan Salat Maghrib Berjamaah

    Rizieq Shihab dan polisi dari Polda Metro Jaya menunaikan Salat Maghrib berjamaah disela-sela berlangsungnya pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan.  Kepala Divisi Huma

  • Jumat, 04 Des 2020 02:04

    Rizieq Shihab Harus Tanggung Jawab Timbulkan Kerumunan di Masa Pandemi

    Saat ditemukan 80 pasien corona baru dari Petamburan dan Bogor, mereka langsung dikaitkan dengan Habib Rizieq. Karena faktanya dari pasien-pasien tersebut adalah jamaah Rizieq dan selalu datang saat i

  • Minggu, 29 Nov 2020 02:29

    Masyarakat di Daerah Menolak Kunjungan Rizieq Shihab

    Rizieq Shihab tiba di Indonesia dan bersemangat untuk melakukan safari ceramah. Namun sayang niatnya ditolak mentah-mentah oleh banyak orang di berbagai kota. Mereka melarang sang Rizieq untuk bercera

  • Kamis, 26 Nov 2020 22:16

    Polri Sebut Baliho Habib Rizieq ditertibkan karena melanggar Perda

    Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, penertiban baliho bergambar Habib Rizieq Shihab yang dilakukan personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP, selain melanggar aturan atau Peraturan

  • Rabu, 25 Nov 2020 09:15

    Ketua GNPF Ulama Kota Binjai Heran Atas Munculnya Penolakan Terhadap Habib Rizieq Shihab ke Kota Medan

    Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, mengaku heran dengan munculnya penolakan terhadap kedatangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shiha

  • Selasa, 24 Nov 2020 13:04

    Bawaslu Binjai Tertibkan 22 Billboard Bergambar Paslon Nomor 2, Hj. Lisa - Sapta Bangun

    Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal dalam bentuk Billboard yang bergambar Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai tahun 2020, dan tersebar di seluruh Kota Binjai, ditertibkan oleh Badan Pengawa

  • Sabtu, 21 Nov 2020 18:01

    Gelombang Penolakan Habib Rizieq Tiba di Palembang, Pemuda NKRI Jaga Sumatera Selatan 'Zero Conflict'

    Gelombang penolakan terhadap Habib Rizieq Shihab menjalar hingga ke Palembang, Sumatera Selatan. Seperti diberitakan sejumlah media online, gelombang unjuk rasa penolakan terhadap Habib Rizieq Shihab

  • Sabtu, 21 Nov 2020 09:21

    Ini klarifikasi Ridwan Kamil terkait kerumunan di Megamendung, Bogor

    Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memberikan klarifikasi selama tujuh jam kepada Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terkait dugaan pelanggaran adany

  • Jumat, 10 Apr 2020 15:40

    Satlantas Polres Sergai pasang spanduk himbauan 'physical distancing' di keramaian

    Dalam upaya mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Hukum Polres Serdang Bedagai, Satlantas melakukan pemasangan spanduk himbauan "physical distancing atau jaga jarak fisik", dalam rangka Ops Keselamatan Toba 2020.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak