Kamis, 30 Apr 2026

Jalan rusak dan banyak truk melintas dituding jadi penyebab tewasnya seorang pelajar SD di Binjai

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Jumat, 04 Mar 2022 16:54
Ucapan dukacita pada korban kecelakaan
 Istimewa

Ucapan dukacita pada korban kecelakaan

Untuk kesekian kalinya akibat jalan yang kupak kapik seperti kubangan Kerbau yang ada di Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, memakan korban jiwa. Apalagi kejadian tersebut terjadi pada pagi hari, atau di saat semua orang sedang sibuk mengantarkan anak anaknya ke Sekolah.

Hal itu diungkapkan warga Kelurahan Payaroba, Sanni Abdul Fattah, menyikapi adanya Kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang terjadi pada Jumat (4/3) pagi, antara Sepeda Motor kontra Truk Mitsubishi Colt Diesel, dan memakan korban jiwa seorang pelajar berinisial FN (12) siswi Kelas VI Salman Al Farisi, yang bertempat tinggal di Perumahan Kaktus Raya B No 7 Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara. 

"Kita sama sama ketahui bahwa jalan di sekitar TKP kupak kapik. Tapi kenapa banyak truk truk berukuran besar yang melintas disaat semua orang sedang sibuk mengantarkan anak anaknya berangkat ke Sekolah," ungkap Sanni Abdul Fattah. 

Sebagai masyarakat yang bertempat tinggal Kelurahan Payaroba, dirinya mengaku sangat menyesalkan kejadian yang baru terjadi tersebut. 
"Yang Kami sesalkan adalah sampai kapan jalan yang hancur dan penuh lubang menganga besar itu belum juga diperbaiki. Padahal jalan itu merupakan perlintasan truk dan bus dari mulai yang berukuran kecil hingga besar, bahkan membawa muatan yang melebihi tonase. Apa menunggu jatuh korban jiwa yang lebih banyak lagi," tegas Sanni Abdul Fattah dengan sesal. 

Lebih lanjut dikatakan pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai ini, akibat jalan yang kupak kapik disekitar TKP, banyak warga masyarakat yang marah atas lambannya Pemerintah setempat dalam memperbaiki jalan tersebut.

"Warga pastinya kecewa. Sebab jalan yang dilintasi itu malah amburadul. Padahal yang melintas adalah truk truk besar yang umumnya membawa muatan galian C. Bayangkan saja, bagaimana jika anak anak para pejabat itu yang mereka sayangi yang menjadi korban jiwa disitu. Kalau ini juga tidak diperhatikan oleh Pemerintah setempat, jangan salahkan warga kalau warga masyarakat yang sudah capek dan marah atas keadaan jalan yg kupak kapik ini akan melakukan aksi penutupan jalan itu sampai berhari hari," ungkap Sanni, seraya menambahkan, jangan hanya warga saja yang mendapat bahayanya, sementara yang menikmati uangnya adalah para pengusaha maupun para supir truk.

Bagaimana nasib anak anak sekolah yang melintasi jalan itu dengan Sepeda atau jalan kaki. Hal ini tentunya juga bisa sangat membahayakan bagi mereka," sambungnya. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Diketahui, kecelakaan lalulintas (lakalantas) antara Sepeda Motor Honda Genio nopol BK 5663 RBE kontra Truk Mitsubishi Colt Dieisel, nopol BK 8021 PA, terjadi di Jalan Letnan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Jumat (4/3). 

Akibat dari lakalantas tersebut, seorang pelajar berinisial FN (12) warga perumahan Kaktus Raya B no 7 Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, meninggal dunia di TKP karena mengalami beberapa luka seperti pinggang luka memar, dada luka memar, mulut mengeluarkan darah, serta rahang mulut bawah diduga faktur. 
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️