Gila! Anak Seirampah Perkosa Nenek Kandungnya Sendiri Sampai Berdarah
Sergai (utamanews.com)
Oleh: Derman Yatviko
Sabtu, 25 Apr 2020 18:55
Berdalih melihat paha dan bokong serta satu bulan pisah ranjang, bapak dua anak nekat memperkosa nenek kandungnya sendiri yang sudah berusia 75 tahun.
Laki-laki tersebut asal Desa Sei Rejo Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, diketahui bernama Rio Primananda (27). Ia ditangkap pada hari Kamis (23/4/2020) sekira pukul 22:00 WIB dan tersangka kini sudah ditahan oleh Sat Reskrim Polres Sergai.
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata SH, SIK,MH dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (25/4) mengatakan perbuatan itu dilakukan tersangka di kediaman korban yang tak jauh dari kediaman tersangka pada hari Rabu (22/4) sekira pukul 02:00 WIB.
"Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku memperkosa korban inisial AH (75) secara spontan dan tidak ada berencana," kata Kapolres AKBP Robin.
Pemerkosaan itu berawal saat korban sedang tidur di dalam kamar dengan mengenakan baju tidur jenis batik, tidak lama kemudian tiba- tiba tersangka masuk dalam kamar tidur korban dengan menggunakan tutup muka (sebo) dan langsung menyekap mulut korban dengan menggunakan kain sambil mengikat mulut korban.
Namun naas, wajah tersangka tidak tertutup semua sehingga korban masih mengenali wajah tersangka yang merupakan cucunya sendiri, dan saat itu tersangka meluruskan/ merentangkan tubuh korban lalu mengikat kedua tangan korban dengan menggunakan kain.
Selanjutnya tersangka langsung menaikkan baju tidur korban dan memasukkan, hingga akhirnya pelaku mengeluarkan di luar.
Setelah melakukan perbuatannya tersangka langsung melarikan diri dari pintu dapur dan korban pun berupaya melepaskan ikatan kain di tangan nya dengan menggunakan sebuah pisau yang diambilnya dari dapur, kemudian korban pun berjalan secara perlahan-lahan bercampur gemetar menuju rumah anaknya inisial RI yang jarak sekitar 100 meter dari rumah korban.
Sesampainya korban di rumah anaknya dan menceritakan kejadian tersebut kepada anak dan cucunya bahwa dirinya telah diperkosa oleh tersangka Rio dan akhirnya korban jatuh pingsan.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami rasa perih pada kelaminnya dan mengalami sakit dan bengkak pada mulutnya lalu membuat pengaduan ke Polres Sergai," ungkap Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.
Hasil interogasi, bapak dua anak tersebut mengaku bahwa dirinya melakukan perbuatan pemerkosaan secara spontan karena melihat korban dalam posisi terbaring dengan memakai baju tidur dan terlihat paha korban dan bokong (Pantat-red), sehingga tersangka langsung tergiur dan memperkosanya.
"Saya melakukan secara spontan, saat itu saya akan memperbaiki pompa air yang berada di belakang rumah korban, kemudian melihat korban sedang tidur terbaring dengan menggunakan baju tidur hingga bajunya naik ke atas sehingga terlihat paha dan pantatnya spontan naik birahi saya lalu timbul niat memperkosanya," kilah Rio kepada pemeriksa.
Tersangka juga mengaku, bahwa dirinya sudah satu bulan pisah ranjang terhadap istrinya karena akibat kebutuhan ekonomi. Selain pisah ranjang tersangka juga satu minggu sebelumnya mengkonsumsi narkoba.
"Satu bulan saya pisah ranjang karena faktor ekonomi, dan baru kali ini saya dapat kerjaan sebagai penjaga malam beco", kilahnya.
Atas perbuatan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti satu potong kain sprei yang terdapat bercak darah yang digunakan menyekap mulut korban dan potongan kain sprai untuk mengikat tangan korban, satu potong baju tidur jenis batik, satu potong kain jilbab warna hitam yang merupakan tutup muka yang digunakan pelaku.
"Tersangka dikenakan Pasal 285 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tutup Kapolres Sergai AKBP R. Simatupang.
Editor: Donini Ari Rajagukguk
Tag: