Senin, 26 Jul 2021 11:53
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Fakta Di Balik Kabar Intan Jaya Darurat Militer dan Masyarakat Sipil Mengungsi

Fakta Di Balik Kabar Intan Jaya Darurat Militer dan Masyarakat Sipil Mengungsi

Jayapura (utamanews.com)
Oleh: Tommy
Minggu, 31 Jan 2021 11:51
Puspen TNI
Aktifitas masyarakat di lokasi yang tetap seperti biasa
Beredar di media pemberitaan online dan media sosial mengenai kabar bahwa Intan Jaya dalam situasi darurat militer dan masyarakat sipil mengungsi.

Kabar ini ramai dibagikan dengan judul "Intan Jaya Darurat Militer, masyarakat sipil mengungsi gelombang ke II, Mahasiswa Exsodus Intan Jaya minta Jokowi - Ma'ruf Amin tarik Militer di Intan Jaya" sejak Jumat (29/01/21).

Dalam kabar tersebut menyebutkan bahwa TNI-Polri melakukan operasi terhadap masyarakat sipil dimana situasi kontak senjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dengan TNI-Polri berlangsung di kampung Eknemba, Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya pada Kamis 28 Januari 2021.

Bahkan kabar ini memuat kesaksian dari salah satu korban pengungsian yang menyebutkan aparat keamanan Indonesia melakukan pemukulan dan memberikan hukuman kepada masyarakat sipil setempat di kampung Eknemba Intan Jaya, hal itu terjadi saat situasi kontak senjata antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dengan TNI.


Manifest penerbangan dari bandara Sugapa dalam seminggu terakhir dari tanggal 24 s.d. 30 Januari 2021, dalam menelusuri fakta di lapangan mengenai kebenaran dari kabar tersebut, dan ditemukan fakta bahwa masyarakat di Sugapa Intan Jaya menjalankan aktifitasnya seperti biasa dengan melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti berkebun dan aktivitas lainnya di mulai pada pukul 09.00 WIT.

Aktifitas perekonomian masyarakat berjalan normal, dimana di Kampung Dugusiga dan Kampung Soali terlihat aktivitas mama-mama berjualan di pasar berjalan normal seperti biasa. Tidak ada pergerakan masyarakat yang mengungsi keluar dari Sugapa dan sekitarnya. Baik dengan tujuan Nabire maupun Enarotali dan sekitarnya.

Situasi Bandara Sugapa berjalan normal dengan intensitas penerbangan berjalan seperti biasa dan tidak ada lonjakan penumpang dalam kurun satu minggu terakhir.

Kabar yang menyebutkan bahwa Intan Jaya darurat militer dan masyarakat mengungsi gelombang ke II adalah HOAX ATAU TIDAK BENAR Faktanya dari hasil pemantauan di lapangan masyarakat menjalankan aktifitasnya seperti biasa dan tidak ada pergerakan masyarakat yang mengungsi keluar dari Sugapa dan sekitarnya.

Editor: Erickson

T#g:hoaxPapua
Berita Terkait
  • Kamis, 22 Jul 2021 23:22

    Pangdam XVIII/Kasuari Bersama Gubernur dan Kapolda Papua Barat Tinjau Vaksinasi Massal

    Sebagai bentuk soliditas antara TNI-Polri dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han), bersama Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs. Dom

  • Selasa, 20 Jul 2021 16:20

    Kabareskrim Minta Jajarannya Tak Arogan dan Tindak Tegas Hoaks Penanganan Covid-19

    Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk menindak tegas adanya informasi palsu atau hoaks yang mengganggu upaya Pemerintah dalam penanganan Covid-19.&nb

  • Rabu, 07 Jul 2021 21:37

    Anjangsana TNI Memperkokoh Kemanunggalan Dengan Rakyat

    Prajurit TNI Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS di wilayah Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, terus menjalankan peran dengan melakukan anjangsana kepada masyarakat dalam rangka memberikan pembinaan te

  • Minggu, 04 Jul 2021 20:24

    TNI-Masyarakat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan di Papua

    Komandan Satgas (Dansatgas) Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy DC, S.I.P. didampingi Perwira Seksi Teritorial Satgas Pamrahwan Letda Inf M Ali Sirait, melaksanakan integrasi sosial terhadap Ma

  • Jumat, 02 Jul 2021 23:22

    Tingkatkan Sinergitas, Satgas Yonif 512 Kunjungi Polsek Waris, Keerom Papua

    Dalam rangka meningkatkan Sinergitas TNI-Polri di wilayah perbatasan Papua, anggota Pos Kalipay Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY melakukan kunjungan ke Polsek Waris yang berada di Kampung Pun

  • Kamis, 01 Jul 2021 12:21

    Melalui Komsos, TNI Himbau Masyarakat Perbatasan Papua Tidak Mudah Terprovokasi Isu & Berita Hoax

    Mengantisipasi banyaknya isu-isu yang berkembang yang dapat memecah belah masyarakat, Pos Kalilapar Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY melakukan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dangan tokoh

  • Selasa, 22 Jun 2021 20:32

    Di Seminar BEM PTMI, Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

    Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri mengisi seminar yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia (PTMI). Dalam seminar tersebut, K

  • Senin, 21 Jun 2021 19:31

    Sinergitas TNI-Polri Dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Papua

    Personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang bertugas di wilayah Tolikara, Distrik Karubaga, Papua, berkunjung ke kantor Polres Tolikara, untuk menjalin hubungan kerja di lapangan yang baik dalam m

  • Rabu, 16 Jun 2021 10:16

    Satgas Yonif 512 Ajarkan Cara Membuat Kerajinan Tangan

    Demi terciptanya generasi penerus yang kreatif dan inovatif, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Arso XIII mengajarkan cara membuat kerajinan tangan kepada anak-anak di TK Tunas Harapan Kamp

  • Senin, 14 Jun 2021 06:14

    Jelang PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu Paslon ASRI Diterpa Fitnah Dan Berita Hoaks

    Pemilihan kepala daerah (Pilkada atau Pemilukada) dilakukan secara langsung oleh penduduk daerah administratif setempat yang memenuhi syarat. Pemilihan kepala daerah dilakukan satu paket bersama denga

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak