Kurangnya Disiplin Pengendara dan Penumpang Mengikuti Protokol Kesehatan
Evaluasi Akhir Patuh Toba 2020 Di Taput, 1.500 Masker Dibagi ke Warga
Tarutung (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Jumat, 07 Agu 2020 12:27
Operasi Patuh Toba 2020 berakhir, ditemukan fakta lebih banyak pengguna kendaraan melanggar protokol kesehatan dari pada melanggar aturan lalu lintas. Walaupun anjuran dan himbauan tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan agar perkembangan covid -19 bisa berakhir, namun masyarakat Taput (Tapanuli Utara) masih banyak ditemukan di lapangan yang lalai ataupun tidak mau tahu betapa pentingnya aturan tersebut untuk dipatuhi.
Pemerintah pusat dan daerah selalu mengumadangkankan himbauan kepada setiap warga, melalui media elektronik, cetak, online juga media sosial agar setiap warga patuh untuk mengikuti aturan tersebut dalam setiap aktifitas. Anehnya, himbauan tersebut sepertinya diabaikan.
Hal ini terbukti dalam Operasi Patuh Toba 2020 yang berlangsung selama 14 hari, yang dilakukan oleh Mapolres Taput. Didapati, banyak pengendara maupun penumpang kendaraan yang tidak menggunakan masker saat berpergian.
Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W. Baringbing ke sejumlah wartawan menjelaskan, "Selama Operasi Patuh Toba 2020 yang kita lakukan di wilayah hukum Polres Taput, kita memberikan masker kepada masyarakat pengguna kenderaan di jalan raya sebanyak 1.500 buah."
"Itu kan sangat luar biasa. Sudah enam bulan aturan protokol kesehatan berlangsung akibat pandemi covid-19, tetapi masih kita temukan warga sampai 1.500 orang pengemudi kenderaan yang tidak menggunakan masker. Inilah fakta di lapangan yang kita temukan", jelas Humas Polres Taput, Jumat (7/8/2020).
Dijelaskannya lagi, apabila dibanding dengan jumlah pelanggar aturan lalu lintas di jalan, sangat jauh berbeda banyaknya dibandingkan dengan pelanggar protokol kesehatan.
"Selama 14 hari Operasi Patuh Toba 2020, yang dimulai 23 Juli s/d 5 Agustus berlangsung, pelanggar aturan lalu lintas yang ditilang hanya 50 orang. Sedang pengendara yang mendapat teguran sebanyak 230 orang, lakalantas tidak ada dan yang tidak menggunakan masker kita dapati 1.500 orang", ungkapnya.
"Operasi Patuh Toba 2020 ini berbeda konsepnya dengan operasi patuh tahun-tahun sebelumnya. Akibat pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, kita juga berperan untuk menghimbau pengedara agar selalu mengikuti protokol kesehatan. Dan kita juga sudah siapkan masker saat operasi di jalanan, untuk memberikan kepada pengendara maupun penumpang yang tidak menggunakan masker apabila kita temukan di lapangan. Jadi bukan di tindaknya, juga ada penghimbauannya. Cara kita, dengan menghimbau dan kita berikan masker untuk mengingatkan pengendara dan penumpang", jelasnya lagi.
Polri melalui Polres Taput mengharapkan, agar kita secara bersama-sama mengikuti aturan tentang pentingnya protokol kesehatan ini. Mari perduli dengan diri kita, perduli dengan keluarga kita, juga dengan teman-kita. Dengan setia mengikuti aturan, kita juga sudah ikut berpartisipasi mememutus perkembangan covid-19.