Beredar sebuah yang viral di media sosial (medsos) seorang pria yang disebut sebut Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) menghancurkan stelling toko milik warga.
Menurut informasi yang diperoleh awak media, peristiwa itu terjadi pada Senin (22/1) sekitar pukul 14.00 Wib, di salah satu Toko Jam "Tempo" yang berada di Jalan Sudirman, Kecamatan Binjai Kota.
"Mulanya saya lagi duduk di sini, tiba-tiba pelaku ini lewat. Dia minta uang, saya bilang gak ada. Minta jam lah katanya, gak ada juga saya bilang," ujar Irsan, pemilik toko, Jumat (26/1).
Irsan juga mengatakan, karena permintaannya tidak dituruti, pelaku pun marah dan sempat memukul bagian perutnya sebagai pemilik toko.
"Jadi pelaku ini marah-marah, merepet, dan pukul perut saya, tapi saya tangkis pakai tangan," beber Irsan.
Parahnya lagi, pelaku sempat mengeluarkan obeng yang diselipkan pada bagian celana yang dipakainya. "Habis itu dia marah-marah di depan, dia lalu mencabut obengnya yang sudah dibawanya," ucapnya.
Dikarenakan pada waktu itu Irsan hanya seorang diri, ia pun langsung lari menyelamatkan diri ke jalan raya.
"Dia kejar saya, tapi tidak dapat. Kemudian pelaku ini masuk ke dalam toko dan pecahkan kaca stelling menggunakan obeng yang dibawanya," katanya.
Karena merasa nyawanya terancam, Irsan pun berteriak meminta pertolongan. Beruntung pada waktu itu Personil Sat Lantas Polres Binjai juga tengah melintas.
"Kebetulan pada waktu itu lewat Patroli Sat Lantas Polres Binjai. Saya pun berteriak minta tolong. Walau masyarakat ramai, tapi tidak ada yang berani karena pelaku memegang obeng. Tak lama, polisi pun menangkap pelaku," tutur Irsan.
Disinggung apakah pelaku merupakan ODGJ, irsan membenarkannya. "Katanya ODGJ," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, sedikitnya 10 setelling yang berisikan jam mengalami kerusakan dan pecah. Sementara kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah lebih.
"Yang hilang memang tidak ada. Lukapun juga tidak ada. Hanya saja karena pelaku membawa obeng, jadi saya lari," demikian tutup Irsan.