Cegah Potensi Penularan Covid-19, Muspika Ledokombo Tutup Kolam Pancing
Jember (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls
Minggu, 12 Apr 2020 22:42
Bagian dari upaya pencegahan terhadap meluasnya penularan covid-19, berbagai bentuk kerumunan orang menjadi sasaran pembubaran oleh Muspika. Hal ini merupakan langkah bijak, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.Bagian dari upaya pencegahan terhadap meluasnya penularan covid-19, berbagai bentuk kerumunan orang menjadi sasaran pembubaran oleh Muspika. Hal ini merupakan langkah bijak, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Di Kecamatan Mayang dilakukan penutupan sementara terhadap pasar hewan Mayang, sedangkan di Ledokombo Muspika, terdiri dari Danramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf Harsono, Camat Jono Wasinudin dan Kapolsek AKP Adri Santoso, masing masing bersama anggotanya, pada Minggu (12/04/2020) melakukan penutupan Kolam Pancing Dusun Sumber Gadung Desa Slateng Kec Ledokombo Kab Jember.
Kolam pancing tersebut saat kedatangan Muspika memang masih ramai oleh pengunjung yang memancing di sana. Sekitar 100 orang pemancing yang sedang memancing, diarahkan untuk membubarkan diri. Sebelumnya Muspika memberikan pengarahan dan himbauan terkait kawasan pshisycal distancing, yaitu menjaga jarak antar orang, guna memutus rantai penularan, baik kepada pemancing yang sedang memancing maupun kepada pemiliknya.
"Kegiatan-kegiatan orang berkerumun, berkumpul seperti ini merupakan kerentanan penularan covid 19, kita membubarkan dan menutup sementara kolam pemancingan ini, semata-mata untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya penularan covid 19, ini yang harus dipahami bersama," ujar Komandan Koramil 0824/06 Ledokombo Kapten Inf Harsono.
Ia menyampaikan, bahwa setiap hari Muspika selalu berpatroli siang malam. "Kita mencermati tempat-tempat yang biasa ada kerumunan orang, dan pada siang ini kita mendapati kolam pancing tersebut ramai pengunjung yang memancing, sehingga kita datangi, kita himbau untuk ditutup sementara. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya memutus rantai penularan Covid-19," jelasnya.
Hal tersebut dapat dipahami oleh pemancing maupun oleh pemilik kolam, sehingga sementara waktu hingga darurat covid 19 ini selesai, bisa dibuka kembali. "Kemudian disamping melakukan patroli bersama seperti ini, kita Muspika telah melakukan upaya-upaya penyemprotan disinfecktan dari rumah kerumah, sosialisasi protokol kewaspadaan dan screening terhadap warga yang baru datang dari luar kota maupun luar negeri, menggandeng Puskesmas Ledokombo," jelasnya.
Menyikapi kegiatan jajarannya Komandan Kodim 0824/Jember dalam konfirmasinya menyampaikan, bahwa dirinya sangat mendukung upaya tegas yang dilakukan oleh jajaran bersama pihak terkait dalam rangka upaya memutus rantai penularan covid 19 ini, namun dengan cara-cara yang humanis, santun dan lebih pada memahamkan tujuan penutupan kolam pancing tersebut, sebagai bagian dari upaya menyelamatkan masyarakat dari penularan Covid-19.