Bupati Simalungun JR Saragih juga meminta maaf kepada warga Nagori Cingkes dan Nagori Bawang bila kurang memberikan kecerahan kepada semua warga. Dirinya juga menyesalkan kepada tindakan Camat yang tidak bisa memberikan kedamaian.
"Dengan tidak adanya tindakan dari Camat, maka hari ini juga Saya ganti, sekarang juga, camatnya. Termasuk saya minta kepada TNI bekerjasama dengan Kepolisian," tegasnya saat meninjau langsung situasi dan kondisi di Nagori Bawang dan Nagori Cingkes, Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (24/4/2017).
Orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini menyesalkan mengapa Camat Dolok Silau tidak cepat menangani persoalan di dua Nagori tersebut.
"Tangan kanan saya adalah semua Camat di Kabupaten Simalungun, termasuk di Dolok Silau. Saya kepala daerah di sini, saya bekerja untuk melayani masyarakat bukan untuk dilayani. Saya punya bawahan, mereka harus bertanggung jawab, termasuk Camat," tambahnya lagi.
Sementara itu, dari sisi tindakan hukum, JR Saragih meminta kepada seluruh masyarakat di Nagori Cingkes dan Nagori Bawang agar membiarkan penegak hukum yang bekerja.
"Dengan datangnya saya ke sini, maka semua harus kondusif, bila ada yang bertindak lagi, berhadapan dengan saya. Provokator harus ditahan, dari 63 orang yang ada di Polres Simalungun, saya minta kepada pihak kepolisian agar diperiksa sampai tuntas. Untuk balapan liar, tangkap semua," tukasnya.