Kamis, 21 Mei 2026

Emak emak Binjai keluhkan Gas elpiji 3Kg mulai sulit dicari

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 07 Jun 2023 14:37
Ilustrasi
Istimewa

Ilustrasi

Jelang hari raya Idul Adha 1444 Hijriah, Gas elpiji 3 Kg atau kerap disebut dengan gas melon, mengalami kelangkaan di sejumlah daerah.

Seperti yang terjadi di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara. Disini, masyarakat khususnya kaum ibu, mengeluhkan sulitnya mencari gas 3 Kg. 

Menurut warga, kelangkaan gas 3 Kg tersebut bukan hanya di pangkalan saja, namun hingga tingkat pengecer juga. Tak jarang masyarakat harus memesan terlebih dahulu agar bisa mendapatkannya. 

Menurut salah seorang warga Binjai yang mengaku bernama Emi, ia mengaku sudah sejak 3 hari yang lalu kesulitan mencari gas 3 Kg. Walau pun dapat, harga yang ditawarkan ditingkat pengecer bervariasi, yaitu dari harga Rp18.000 sampai Rp21.000. 

"Beberapa hari ini memang agak sulit mencari gas 3 kilogram. Kalau pun ada, saya harus pesan dulu," ungkap Emi, warga Kelurahan Tangsi Kecamatan Binjai Kota, yang kesehariannya berjualan minuman, Rabu (7/6). 
Senada juga disampaikan seorang ibu rumah tangga yang mengaku bernama Nurainun, warga Binjai Timur. Menurut wanita paruh baya ini, sudah seperti menjadi tradisi jelang hari raya Idul Adha untuk gas elpiji 3 Kg mengalami kelangkaan. 

"Sebelumnya kalau saya mau beli selalu ada. Tapi pas kemarin saya mau beli gas, rupanya habis," urai Nurainun, seraya mengatakan, walau akhirnya dia mendapatkan tabung gas 3 Kg, namun harganya Rp20.000. 

Menyikapi hal ini, awak media pun melakukan konfirmasi ke salah satu pangkalan yang berada di Jalan Umar Baki, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya di Pangkalan gas Parahiyangan. 

Pemilik pangkalan gas yang mengaku bernama Titin, mengakui jika pada Senin (5/7) kemarin, gas elpiji 3 Kg mengalami kelangkaan. Pun begitu, ia tidak mengetahui penyebab dari langkanya gas yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu ini. 
produk kecantikan untuk pria wanita

"Senin kemarin memang kosong. Mungkin karena sebelumnya libur 4 hari sejak hari kamis kemarin, sehingga mengganggu jadwal pengantarannya," ujar wanita berhijab ini. 

Langkanya gas elpiji 3 Kg dipasaran juga diakui oleh Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemko Binjai, Andi Affandi S. Sos. "Benar, kami sudah mendengar terkait langkanya gas 3 kilogram," tegas Andi. 

Guna mencari penyebab langkanya gas yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin, rentan miskin dan pelaku usaha mikro tersebut, pria yang selalu akrab dengan awak media ini akan segera melakukan pertemuan dengan institusi terkait. 

iklan peninggi badan
"InsyaAllah pada hari Jumat nanti kami akan melakukan pertemuan dengan institusi terkait seperti kepolisian, dan selanjutnya kami akan melakukan sidak langsung ke beberapa pangkalan yang ada di Kota Binjai," ujar Andi Affandi. 

Sidak (inspeksi mendadak) yang akan dilakukan oleh pihaknya bersama institusi terkait tersebut menurut Andi, guna melakukan monitoring pengendalian dan pengawasan pendistribusian gas elpiji bersubsidi. 

"Saat ini anggota kita juga sedang dilapangan guna mencari penyebab terjadinya kelangkaan gas melon," demikian tutup Andi Affandi diakhir ucapannya. 

Diketahui, PT Pertamina (Persero) sebelumnya sudah mengeluarkan edaran, yaitu program "Subsidi LPG 3 Kg Tepat Sasaran" yang merupakan upaya pendataan dan verifikasi terhadap masyarakat yang layak menerima gas bersubsidi, yaitu masyarakat miskin, rentan miskin, dan pelaku usaha mikro.

Program ini merupakan strategi Pemerintah untuk menekan kebocoran yang terjadi, dimana subsidi LPG 3 kg banyak dinikmati oleh mereka yang tidak berhak.

Apalagi selama ini subsidi elpiji yang diberikan Pemerintah ber-basis barang dan bersifat terbuka. Untuk itu Kedepannya, subsidi LPG bakal diganti menjadi tertutup dan berbasis penerima yang berhak. Bahkan penjualannya juga tidak lagi melalui pengecer yang tidak terdaftar di Pertamina, melainkan melalui penyalur/sub penyalur resmi Pertamina. 

Namun sayangnya, program ini baru akan terlaksana secara menyeluruh pada 2024 nanti, dimana penyaluran LPG 3 Kg hanya dilakukan kepada konsumen yang telah terdata. Sedangkan tahun 2023 ini, Pemerintah memfokuskan pada pada pendataan atau pencocokan data. 
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later