Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menyatakan bahwa dalam pengamanan perayaan hari buruh tahun ini, aparat kepolisian memberi perhatian ekstra. Hal ini dilakukan mempertimbangkan faktor eksternal pasca Pilkada 2017.
"Pelaksanaan hari buruh internasional di wilayah Sumatera Utara khususnya di wilayah Kota Medan dimungkinkan disusupi oleh berbagai kepentingan Tim Sukses Pilkada Kabupaten/Kota 2017," tutur Kombes Pol Rina Sari Ginting pada UTAMANEWS, Kamis (27/4)
"Penyusupan ini dapat dilakukan oleh parpol, calon Kada/wakada peserta pemilukada 2017 di Provinsi Sumatera Utara, yang memanfaatkan untuk melakukan penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang mereka nilai tidak berpihak kepada rakyat," tambahnya.
Menurut kajian Polda Sumut, perkiraan kerawanan yang kemungkinan terjadi di lokasi konsentrasi massa adalah sabotase, penembak gelap, teror bom, aksi unjuk rasa yang dilakukan dengan cara kurang santun, melempar dan memaki petugas.
Seperti diketahui, 1 Mei telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hari libur untuk memperingati hari buruh internasional.