Kamis, 21 Mei 2026
MUI : Umat Islam Jangan Mencurigai LDII
MEDAN (utamanews.com)
Selasa, 28 Apr 2015 07:52
Masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam diharap jangan mencurigai keberadaan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), apalagi sampai menuduh sebagai salah satu aliran yang sesat-menyesatkan. 

Demikian dikatakan Pimpinan Majlis Taklim/KBIH Jabal Noor Medan, Al-Ustaz KH Zulfiqar Hajar Lc, di sela-sela seminar "Bahaya Narkoba dan Seks Bebas" yang diselenggarakan DPP LDII Kota Medan di Masjid Ar-Rahman, Jalan Gaperta Gang Masjid Ar-Rahman, Minggu (26/4).

"Hal yang perlu kita kembangkan bersama saat ini adalah sikap saling menasihati dalam kebaikan dan ketakwaan, sebagaimana yang ditegaskan Allah di dalam Alquran," ujarnya kepada wartawan di sela-sela seminar yang dibuka Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi.

Dalam kehidupan bermasyarakat, lanjutnya, kita harus lebih mengutamakan mewujudkan ukhuwah Islamiyah daripada saling mencurigai keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam termasuk LDII, sehingga diharapkan warga LDII bisa diterima di masyarakat Islam sebagai saudara seiman dan seakidah.
Ditegaskan KH Zulfiqar Hajar, LDII memang tidak perlu dicurigai karena keberadaannya diakui umara (pemerintah) dan ulama di negeri ini sebagai bagian dari ormas Islam yang turut meninggikan asma Allah dengan berpegang pada Alquran dan Hadits.

KH Zulfiqar Hajar yang juga Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Medan itu menambahkan, salah satu wujud kepercayaan pemerintah terhadap LDII khususnya LDII Medan adalah kepercayaan yang diberikan kepada lembaga tersebut menyelenggarakan seminar "Bahaya Narkoba dan Seks Bebas" yang diikuti 350 orang generasi mudanya.

"Saya yakin LDII akan menyikapi kegiatan ini sejalan dengan yang diupayakan pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan narkoba melalui penyebarluasan informasi lewat media sosial atau website yang mereka miliki," kata ustaz dan ulama yang pernah bermukim di Timur Tengah selama 13 tahun.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Medan, H Hasoloan Simanjuntak, mengatakan seminar tersebut merupakan upaya mendukung program pemerintah terkait dengan "darurat narkoba dan bahaya seks bebas" yang bisa merusak moral generasi muda dan pada akhirnya bisa membuat hilangnya satu generasi.(mbc)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later