Sekda mewakili Walikota Medan menerima kunjungan Sekda kota Solok, Sumbar
Rendahnya kepesertaan masyarakat Kota Solok Provinsi Sumatera Barat tentang pelaksanaan progran Keluarga Berencana (KB), menjadikan Kota Medan tempat belajar bagi Pemko Solok. Mereka menilai Pemko Medan dalam melaksanakan program nasional itu cukup berhasil dengan capaian yang siginifikan.
Rombongan pemerintah Kota Solok diterima Sekda Ir Syaiful Bahri didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Perempuna Dan Keluarga Berencana Muslim Harahap, di Balai Kota Medan, hari ini.
Rombongan pemerintah Kota Solok yang merupakan SKPD Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BKBPMP) dipimpin Sekda Kota Solok Suyadi Nurdal SH mengatakan, pemerintah Kota Solok adalah kota kecil berdataran tinggi merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Solok. Luas daerah 51,64 Km, jumlah penduduk 63.54I jiwa dengan 2 Kecamatan dan 13 Kelurahan.
Menurutnya, kunjungan ke Kota Medan adalah untuk belajar yang fokusnya adalah tentang pelaksaan program KB, karena Kota Solok merasakan untuk melaksanakan program nasional ini kepesertaan masyarakat sangat rendah. Guna meningkatkan capaian tersebut, Pemko Solok, belajar ke kota yang sudah berhasil pelaksanaannya yakni Kota Medan.
“Kami sudah berupaya melakukannya, namun diakui kepersertaan masyarakat sangat rendah, terutama kepersertaan dari kaum pria bahkan kami sudah bekerja sama dengan TNI dan juga mendapat dukungan dari MUI. Kami ingin mengetahui program kerja dan dukungan yang ada di Kota Medan,“ ujar Suyadi.
Sekda Medan Ir Syaiful Bahri menjawab pertanyaan itu dengan memaparkannya secara gamblang. Dikatakan Syaiful, program KB merupakan program nasional dimana tujuannya adalah untuk mengantisipasi ledakan penduduk. Untuk Kota Medan pelaksanan program KB ini dilakukan secara terpadu yang didukung TNI serta stakeholder lainnya.
Sementara itu, pemahaman masyarakat tentang ber-KB cukup tinggi dan ini adalah upaya pemerintah Kota Medan melalui Badan pemberdayaan Perempuan dan KB melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Kita melaksanakan ini secara terpadu, baik itu TNI, Stakeholder dengan bhakti sosialnya, serta Posyandu yang sudah menjadi program masing-masing yang saling mendukung dan berkerja sama. Diharapkan kunjungan ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan ilmu untuk kemajuan masing-masing kota “ pungkas Sekda. (irwan)