Gubernur Erry Gelar Silaturahmi Bersama Kelompok Cipayung Sumut
MEDAN (utamanews.com)
Kamis, 01 Des 2016 20:42
Dok
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi bersama sejumlah pengurus organisasi mahasiswa dari kelompok Cipayung Sumut, di OO Pastries, jalan S Parman, Kamis (1/12/2016).
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menggelar silaturahmi bersama sejumlah pentolan organisasi mahasiswa di Sumut yang tergabung dalam kelompok Cipayung, di OO Pastries, jalan S. Parman Medan, Kamis sore (1/12/2016).
Tampak pertemuan tersebut diikuti oleh Supandi (Ketua KAMMI Sumut), Swangro Lumbanbatu (Pengurus Pusat GMKI/Korwil I Sumut-NAD), Bobby Niedhal Dalimunthe (Ketua PKC PMII Sumut), Budi Setiawan Siregar (Ketua DPD IMM Sumut), Amri dan Charles Munthe (GMNI Sumut), serta Nurul Yakin Sitorus (Ketua PW HIMMAH Sumut).
Pada kesempatan ini, Gubernur mengajak kelompok mahasiswa bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa saat ini. Satu di antaranya tentang persatuan antar sesama anak negeri.
Terkait hal ini, Erry mengajak mahasiswa untuk bersama menjaga kebhinnekaan bangsa agar terhindar dari perpecahan yang diduga sengaja diinginkan golongan tertentu.
"Saya memang selalu menyempatkan diri untuk bertemu adik-adik mahasiswa dalam beberapa bulan sekali. Ada beberapa hal yang kami bicarakan, kali ini khususnya tentang rasa cinta terhadap negara dan kebhinnekaan bangsa," ujar Erry pada wartawan setelah selesai kegiatan.
Erry juga menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa karena dinilai tetap komitmen menjaga persatuan bangsa. Menurut Erry, hal ini sangat diperlukan. Khususnya untuk membuat Pemprov Sumut menjadi lebih baik di masa mendatang.
"Karena apapun yang kita lakukan, kalau suasananya tidak kondusif maka akan tidak berguna. Oleh karena itu adik-adik mahasiswa tadi sudah sepakat agar membangun bangsa, khususnya untuk Sumut agar lebih baik lagi," ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua PW Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut, Nurul Yakin Sitorus, berpendapat bahwa mahasiswa bukan lagi merupakan objek dalam suatu proses pembangunan daerah. Namun harus menjadi subjek yang berperan aktif di dalamnya.
"Kami ingin Pemprov Sumut berkomitmen dalam menjalankan program-program yang langsung berpengaruh terhadap pelayanan publik, apalagi sekarang sedang gencar-gencarnya menerapkan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik. Kami harap ini mampu meningkatkan pelayanan untuk masyarakat," ujarnya. (Red)