Jumat, 01 Mei 2026
Warga Menolak Eksekusi Lahan dan bangunan

Eksekusi Lahan dan Bangunan di Desa Saentis Ricuh

PERCUT SEI TUAN (utamanews)
Selasa, 28 Mei 2013 19:56
Ratusan warga di Dusun VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang berkumpul untuk menghadang eksekusi satu lahan dan bangunan oleh pihak kepolisian, selasa (28/5/13) sekitar pukul 10.00 WIB. Namun dalam kejadian tersebut warga yang berada di barisan pihak tergugat terlibat baku-pukul dengan ratusan petugas kepolisian yang mengawal proses pengosongan lahan dan bangunan itu.

Bentrokan tak terhindarkan ketika ratusan polisi yang dikomandoi Polsekta Percut Sei Tuan berusaha membubarkan warga. Tak rela kehilangan rumah dan tanahnya, keluarga Udin Anto selaku tergugat tetap bertahan. Sebagian masalah menerjang benteng tameng polisi. Sebagian warga ada yang menderita luka-luka akibat dari aksi penghadangan tersebut.

Puluhan warga lainnya yang dikerahkan pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II ikut ambil peran. Massa melawan, beberapa di antaranya merebut tongkat rotan yang digunakan personel kepolisian untuk menghalau warga.

Bentrokan ini disebabkan karena penolakan warga dan pihak PTPN II terhadap keputusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam. Tahun 2007 lalu, pengadilan tersebut memenangkan gugatan Hadi Sucipto atas satu bangunan dan lahan seluas 2.500 meter persegi. Lahan itu saat ini masih ditempati keluarga Udin. Mereka menolak pindah sebab tanah ini merupakan milik PTPN II Kebun yang dipinjampakaikan kepada mereka.
Klaim itu diperkuat dengan pernyataan resmi pihak perkebunan. Kuasa hukum PTPN II Kennedy Sibarani menyatakan, eksekusi ini salah sebab lahan tersebut masih milik perusahaan. "Lahan ini masih merupakan Hak Guna Usaha PTPN II, hingga tahun 2028,” kata Sibarani.

Kendati ada penentangan, eksekusi tetap dilakukan. Setelah juru sita PN Lubuk Pakam membacakan pernyataan sita, petugas merangsak maju. Mendekat ke rumah yang berperkara. Berikutnya pemilik rumah mengeluarkan berbagai peralatan yang ada di dalam bangunan tersebut. 

Dilokasi kejadian pihak kepolisian telah mengamankan situasi sehingga ditempat eksekusi bangunan dan lahan kembali normal dan aman.(Tm)
busana muslimah

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️