Kamis, 21 Mei 2026
Asal Mulanya Danau Toba Dan Pulau Samosir
Rabu, 25 Feb 2015 17:52
Danau Toba
ist

Danau Toba

Dahulu hiduplah seorang pemuda bernama Toba. Pemuda ini memiliki pekerjaan paling hebat sedunia, yaitu sebagai petani dan pemancing ikan.

Untuk urusan memancing, Toba sangatlah lihai. Dia tidak membutuhkan waktu lama. Seperti pada sore itu, Toba pergi ke sungai untuk memancing. Baru mata kail pancing dilemparkan, umpannya telah disambar ikan. Tentu saja, Toba girang mendapatkan ikan untuk makan malam.

Segera Toba menyediakan kepis dan memasukkan ikan itu ke dalamnya. Toba kemudian pulang. Di jalan, dia telah memikirkan masakan apa yang akan dibuatnya dengan bahan ikan.

Sesampainya di rumah, Toba segera memindahkan ikan dari dalam kepis itu ke bak berisi air. Toba menginginkan si ikan tetap dalam keadaan segar ketika dimasak. Setelah itu, Toba menyiapkan bumbu-bumbu dan kayu bakar yang dibutuhkan. Sayangnya, kayu bakar miliknya habis. Toba terpaksa ke dalam hutan untuk mencarinya.
Waktu sudah beranjak malam saat Toba kembali mencari kayu bakar. Sesampainya di rumahnya, Toba terkejut karena dia tidak menemukan ikan di dalam bak air. Dia malah menemukan keping emas. Padahal dia tidak merasa punya keping emas itu. Toba tambah terkejut lagi mengetahui ada seorang gadis cantik di dalam kamarnya.

"Siapakah kamu wahai gadis cantik?"

Gadis cantik itu hanya tersenyum. Dia kemudian keluar dari kamar dan duduk di dipan di depan. Gadis cantik itu kemudian menjelaskan semua pada Toba.

"Aku adalah ikan yang kamu tangkap tadi. Keping emas itu adalah sisikku."
produk kecantikan untuk pria wanita

Karena Toba masih bujangan, dan jarang sekali dia bertemu seorang gadis cantik di desanya. Maka, dia pun meminta si gadis untuk menjadi istrinya. Si gadis menyetujui hal tersebut, dengan satu syarat bahwa Toba tidak akan mengungkit-ungkit soal asal-usulnya. Toba menyetujui persyaratan yang diajukan.

Akhirnya, mereka pun menikah dan dikaruniai seorang putra yang diberi nama Samosir. Samosir adalah anak yang lincah, namun sayangnya dia manja.

Saat beranjak sedikit dewasa, Samosir acap diberi tugas untuk mengantarkan makanan bapaknya di sawah. Semua berjalan baik-baik saja. Hingga, Samosir merasa malas untuk mengantarkan makanan untuk ayahnya. Hal ini tentu membuat ibunya emosi.

iklan peninggi badan
Akhirnya, berangkat juga Samosir mengantarkan makanan untuk bapaknya. Karena hatinya sedang kesal, di tengah jalan, dia memakan sebagian besar makanan itu. Ketika makanan itu diberikan kepada Toba, Samosir ditanya, "Mengapa tinggal segini makanannya?"

"Tadi, aku memakannya, Pak!"

Demi mendengar perkataan Samosir, Toba naik pitam. Sudah telat mengantarkan makanannya, tinggal sedikit pula!

"Anak macam apa kamu ini?" Hardik Toba, "Dasar anak ikan!"

Samosir yang mendengar hardikan bapaknya segera pulang. Dia menemui ibunya dalam keadaan menangis.

"Kenapa kamu, Nak?"

"Bapak, Bu, huhuhu... Bapak bilang, aku anak ikan."

Bagai disambar petir, ibu Samosir mendengarnya. Dan saat itulah, ia mengetahui bahwa jodohnya dengan Toba telah berakhir. Ibu Samosir kemudian menyuruh Samosir ikut dengannya untuk menemui Toba, ayahnya.

"Kamu telah melanggar syarat yang kuajukan dulu Si ibu menyuruh anaknya agar segera pergi meninggalkan sawah tersebut dan mendaki bukit yang terletak tidak begitu jauh dari rumah mereka dan memanjat kayu tertinggi yang terdapat di puncak bukit atau dikenal dengan nama pusuk buhit.tanpa bertanya lagi, si anak segera melakukan perintah ibunya itu. Dia berlari-lari menuju ke bukit tersebut dan mendakinya.

Ketika tampak oleh sang ibu anaknya sudah hampir sampai ke puncak pohon kayu yang dipanjatnya di atas bukit , dia pun berlari menuju sungai yang tidak begitu jauh letaknya dari rumah mereka itu. Ketika dia tiba di tepi sungai itu kilat menyambar disertai bunyi guruh yang megelegar. Sesaat kemudian dia melompat ke dalam sungai dan tiba-tiba berubah menjadi seekor ikan besar. Pada saat yang sama, sungai itu pun banjir besar dan turun pula hujan yang sangat lebat. Beberapa waktu kemudian, air sungai itu sudah meluap kemana-mana dan tergenanglah lembah tempat sungai itu mengalir.Toba tak bisa menyelamatkan dirinya, ia mati tenggelam oleh genangan air.Lama-kelamaan,genangan air itu semakin luas dan berubah menjadi danau yang sangat besar yang di kemudian hari dinamakan orang Danau Toba. Sedang kecil di tengah-tengahnya diberi nama Pulau Samosir.Sumber Cerita Rakyat.

(david)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later