Sejak dua tahun terakhir, Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di tiang PLN seputaran Kantor Camat Sosa dan juga LPJU di wilayah kecamatan ini, tak pernah satu malam pun menyala alias tidak berfungsi baik.
Amatan Media, lampu jalan itu terlihat terpasang dari depan Kantor Camat Sosa hingga Jalan Keliling Pasar Ujung Batu dan pusat pasar. Kondisi dari lampu jalan yang ada, terlihat beberapa di antaranya sudah patah dan menggantung ke bawah. Sebagian lagi memang masih terpasang baik, namun hanya sekadar pajangan
Seyogyanya, dengan adanya lampu jalan dapat memberi warna baru dalam pembangunan di daerah ini. "Itu sudah ada yang patah lampunya, satu hari pun belum pernah menyala," ungkap Egon Dalimunte, tokoh masyarakat Palas yang berdomisili di Pasar Ujungbatu, kepada Media, Selasa (10/3).
"Yang tak iyanya, lampu jalan yang dibuat masyarakat dulu ada sudah diturunkan. Memang, lampunya juga sudah putus," tambah Egon.
Senada, Tokoh Masyarakat Palas lainnya berdomisili di Desa Janji Raja, H Tongku Agus Salim juga menyinggung tentang adanya pajak penerangan jalan umum. Pajak dikutip, tapi penerangan tak ada.
"Untuk apa dibuat lampu jalan kalau tak pernah menyala seperti ini?", tanyanya.
Menurutnya, seharusnya pihak terkait dalam membuat program LPJU ini harus jelas dan dapat bermanfaat ke masyarakat. Untuk kasus ini, lampu penerangan jalan yang tidak pernah berfungsi, tentu memunculkan pertanyaan, ucapnya.
Sementara, Ahmad Alim Harahap, Penjaga Kantor Camat Sosa menegaskan, suasana malam hari di sekitar Kantor Camat Sosa gelap gulita, untung ada sarana futsal milik masyarakat sehingga kondisi penerangan di sekitar kantor pemerintahan ini terbantu. "Kalau arena futsal padam, ya gelap gulita juga", sebutnya.
Seolah, bila melintasi di malam hari, orang tidak tahu kalau itu Kantor Camat karena penerangan halamannya bergantung pada lampu penerangan jalan itu, yang tidak pernah berfungsi bahkan sebagian sudah ada yang rusak, pungkasnya.
Sekretaris Camat Sosa, H Asnan Lubis juga mengakui lampu jalan tersebut belum pernah berfungsi.
"Kita juga bingung. Pemasangannya saja tak ada koordinasi. Waktu itu, cuma ditanyakan titik-titiknya yang mau dipasang", ungkapnya.
Sedangkan Kadis PUPE Palas Ir. Ulil Fadil ketika hendak dikonfirmasi belum berhasil ditemui. Nomor ponselnya tidak aktif ketika dihubungi. (MS)