Jumat, 22 Mei 2026
Manajer ACC Finance Medan Hina Pelanggan dengan kata kotor
MEDAN (utamanews.com)
Senin, 02 Feb 2015 07:36
ACC Finance jalan Adam Malik Medan
(utamanews.com/irwan)

ACC Finance jalan Adam Malik Medan

Medan, (utamanews.com) - Novita, salah seorang Nasabah ACC Finance di jalan Adam Malik Medan, mengaku trauma atas ancaman yang diduga pelakunya merupakan Debt Kolektor ACC finance, yang akan menghabisi nyawa keluarganya.

Kekhawatiran Novita ini membuatnya mengirimkan surat ke kantor pusat perusahaan ACC Finance jalan TB Simatupang No 90 Tanjung Barat Jagrakarsa Jakarta Selatan yang ditujukan kepada Mery Sundari selaku Departement service perihal keluhan pengancaman bunuh keluarga Novita jika tidak membayar tunggakan mobil Avanza BK 1810 OS warna putih serta penghinaan lainnya atas dirinya.

Novita, warga jalan Gelas Medan, kepada wartawan mengatakan pengancaman atas dirinya dan keluarganya, bermula pada mobil Avanza BK 1810 OS dikreditnya beberapa bulan yang lalu di ACC Finance, telah tertunda pembayaran 2 bulan 2 hari pertanggal 23 Januari 2015.

Akibat dari tunggakan itu, "Saya sadar benar bahkan memiliki tanggungjawab moral dan etika. niat saya berjumpa dengan Bambang selaku kepala penarikan untuk minta tempo pembayaran pada tanggal (29/1/2015)," ucapnya.
Bertemu Bambang, Novita mengakui bahwa saat ini keuangan keluarganya lagi tidak stabil akan tetapi saya berjanji akan bayar sesuai yang saya janjikan, Adapun ke kantor ke ACC jalan Adam Malik Medan ini karena disuruh Jhon untuk menemui kepala penarikan supaya diberi kemudahan.

Kepada kepala Penarikan Novita menuturkan, "Mohon maaf sebelumnya pak Bambang, kita tertunggak 2 bulan memang saya ada berjanji dengan kolektor pihak bapak, tetapi ini pak bukan unsur kesengajaan, tolong dibantu pak pembayaran saya di lakukan pada tanggal 29 januari 2015 beserta dendanya saya akan lunasi," ucap Novita.

Bilamana tidak melakukan pembayaran sesuai yang saya janjikan maka saya tunduk pada peraturan perusahaan ACC Finance, namun tiba -tiba saja Bambang mengeluarkan nada keras dan memukul  meja, dengan arogannya mengatakan, ”Saya ini pimpinan di ACC, sekali pun kamu bertemu dengan atasan dan memohon tidak bakal menganggap kamu. Intinya besok tanggal 24 jan 2015 hari terakhir kamu harus membayar cicilan beserta dendanya. "Kalau tidak kamu lakukan, maka saya bakal bertindak untuk menarik unit mobil tersebut dengan cara paksa," ucap Novita menirukan ucapan Bambang.

Walau Bambang sudah emosi namun saya tetap minta tolong untuk minta toleransi karena keadaan keuangan kami saat ini lagi tidak stabil, namun Bambang tidak menghiraukan permintaan toleransi tersebut dengan suara kasar mengatakan tidak ada toleransi bagimu, pihak pimpinan perusahaan pun tidak akan memberi toleransi kepadamu, saya pimpinan disini.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kalau benar kamu diberikan toleransi pembyaran sampai 3 bulan, akan kumakan kotoranmu, silahkan keluar disini," ucap Novita menirukan ucapan Bambang.

"Jangan pak Bambang bilang kumakan kotoran kamu bersikaplah seperti layaknya orang tua," balas Novita. 

Novita menambahkan, lagian saya malu di hadapan staf melihat bapak ucapkan seperti itu. 

iklan peninggi badan
Tetapi hal tidak dihiraukan Bambang, malah ia mengatakan, "Saya nggak mau lagi lihat muka kamu disini, dan apapun yang kamu bilang tidak ada masuk ke otak saya, sekarang saya dan kamu berdebat atasan saya juga pasti dengar dan tidak bakal membela kamu," ucap Novita menirukan ucapan Bambang kepadanya.

"Kejadian yang saya alami ini, saya ceritakan kepada suami saya Edward saya bilang di ACC saya di usir sama pak bambang. Suami saya mengatakan atas perbuatan tidak menyenangkan tersebut suami saya meminta pertanggungjawaban Bambang atas hinaan yang di lontarkannya," tambah Novita.

Sementara itu, Kepala Penarikan ACC Finance, Bambang saat di konfirmasi wartawan mengatakan, "Pada hari jumat (16/1/2015) tepatnya selesai sholat jumat datang dia kemari membicarakan penunggakan selama 33 hari atau 2 bulan lebih. Di saat itu,Novita minta tempo katanya kamis (29/1/2015) seluruh tunggakan saya akan lunasi. Namun berhubung karena penanganan sudah berkali-kali dilakukan eksternal (pegawai lepas), kami dari ACC Financial menolak permintaannya. Kami anjurkan silahkan titip mobilnya kalau mau bayar hari kamis (29/1/2015). "Pembayarannya cukup jelek, sudah kesekian kalinya Novita berjanji dengan pihak orang lapangan (eksternal) maka kami menolak permintaannya, bahkan pada tanggal (16/1/2015) dia sendiri buat pernyataan akan dibayarnya pada keesokannya," ucap Bambang Sabtu (31/1/2015)

Bambang berkilah mengenai pernyataan Novita yang mengatakan bahwa dirinya menjerit dan memukul meja sembari berkata kalau memang perusahaan memberikan toleransi,  akan makan kotoran kamu. "Hal itu tidak benar saya katakan demikian. Pernyataan itu sesat. Perlu diketahui bahwa saya bekerja disini sudah 20 tahun lebih," tegasnya. 

Koordinator ACC Finance, Dori kepada wartawan mengatakan lebih baik yang bersangkutan datang ke kantor. "Terkait persoalan utang piutang berdasarkan No perjanjian : 01500520000292543, segala sesuatu bisa di bicarakan," ucapnya.

Dori menambahkan, yang terkait persoalan yang menimpa Novita yang katanya Bambang ada memaki dia silahkan saja awak media konfirmasi kepada yang bersangkutan. (irwan)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later