Seratusan Pedagang Pasar Aksara yang kehilangan lapak dagangan akibat kebakaran yang terjadi Selasa (12/7) lalu telah membentuk kepanitiaan independen.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Ahmad Khoir, Kamis (13/7).
"Saya mewakili pedagang pasar aksara yang terbakar. Pada hari ini sudah terbentuk panitia perjuangan untuk mengupayakan para pedagang mendapatkan lapak berjualan. Pedagang ini adalah pedagang formal. Pedagang kali lima yang di depan itu tidak termasuk dengan kami," katanya
Panitia perjuangan, begitu Khoir menyebutnya, telah menghimpun data pedagang Pasar Aksara.
"Pada saat ini kami sedang menghimpun data. Pedagang telah mengisi beberapa hal, yaitu pengisian data hutang di bank, pengisian data tanggungan anak, pengisian data lapak berjualan," jelasnya.
Data yang dikumpulkan tersebut akan digunakan pedagang Pasar Aksara untuk mendesak Pemko Medan agar segera menyediakan tempat relokasi.
"Dengan ini, kami berharap kepada Pemko Medan untuk menyediakan kami tempat berjualan. Karena kami butuh mencari uang untuk makan, bayar hutang dan sebagainya," ujar Khoir
Sebelumnya, perwakilan pedagang Pasar Aksara didampingi oleh P3TSU telah melakukan koordinasi kepada kepala Pasar Aksara. Khoir mengaku, kepala Pasar Aksara sementara ini meminta pedagang untuk bersabar diri.
"Kami sudah ketemu kepala pasar, pak Hasan untuk meminta lapak sementara. Ia bilang sabar dulu, masih dikoordinasikan dengan pak Dirut PD Pasar," pungkas Khoir.