Tjahjo Kumolo
Tjahyo Kumolo, Anggota Komisi I DPR RI mengatakan
wilayah Provinsi Kepulauan Riau adalah daerah paling rawan penyelundupan di
Indonesia dengan 69 alur pelayaran tikus dan berbagai tindak kejahatan.
“Ada 69 jalan tikus di Kepri. Ini paling rawan
dibanding daerah lain di Indonesia,” kata Tjahyo Kumolo di Batam Provinsi
Kepulauan Riau, Sabtu.
Wilayah Kepri sangat strategis karena berada di wilayah
perairan internasional Selat Malaka dan Laut China Selatan dan berbatasan laut
dengan empat negara tetangga yaitu Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, kejahatan
penyelundupan yang banyak terjadi di Kepri antara lain penyelundupan orang,
ekstrimis dari luar negeri, pelayaran kapal asing dan narkoba.
Sayangnya, kata dia, perhatian pemerintah pusat kurang
di Kepri, terutama dalam pengamanan daerah terluar.
Ia mengatakan Kepri membutuhkan radar yang kuat untuk
mengawasi berbagai aktivitas, satu kuadron helikopter, perangkat inteligen dan
komponen pertahanan dan pengamanan.
“Fasilitas tidak bisa optimal, harus ada ‘political
will’ untuk menambah sarana prasarana aluitista,” kata dia.
Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kepulauan Riau
Soerya Respationo mengatakan, provinsi yang dipimpinnya itu berbatasan dengan
berbagai negara, sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah,
terutama soal keamanan.
Wilayah perairan Kepri kerap dijadikan alur pelayaran
penyelundupan berbagai jenis barang. “Ada narkoba, senjata dan lainnya,” kata
dia.
Karenanya Pemprov Kepri meminta pemerintah pusat
meningkatkan pengamanan dengan menambah alutista yang ada di Kepri, termasuk
penjagaan di pulau-pulau terluar.
Ia bersama Gubernur, DPRD bersama Forum Pimpinan Kepala
Daerah juga merumuskan kebutuhan alutista di Kepri. “Sehingga ini akan menjadi
permintaan penambahan alutisa secara resmi dari provinsi,” kata dia. (Ant)

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama