Preman di Indonesia semakin biadab dan merajalela. Bahkan seorang ustadz telah dibunuh preman. Inilah saatnya bagi umat Islam untuk bangkit membersihkan preman biadab. 
Seruan itu disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab, kepada itoday (29/11) menanggapi pembunuhan Ustadz Endang Maulana oleh seorang preman di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/11).
“Preman semakin biadab. Mereka bukan saja tidak mau terima Da’wah, apalagi Hisbah, bahkan sudah mulai nekat menganiaya dan membunuh Ustadz. Kini, saatnya umat Islam bangkit, bersihkan kampung kita dari preman biadab,” tegas Habib Rizieq.
Habib Rizieq mengingatkan, bahwa ada saatnya umat Islam harus berdakwah dengan lembut, dan ada saatnya harus hisbah dengan tegas. “Bahkan ada saatnya kita wajib Jihad dengan keras. Islam memang agama lembut dan damai, tapi bukan berarti pasrah terhadap kezaliman dan kemunkaran. Camkan !!!” tegas Habib Rizieq.
Diberitakan sebelumnya, seorang preman yang sedang mabuk telah menusuk dan menganiaya Ustadz Endang Maulana yang juga tetangga pelaku. Pelaku merasa kesal setelah sebelumnya diceramahi Ustadz Endang. Tidak terima diceramahi, pelaku mengajak berkelahi Ustadz Endang. (ic)