Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 hari pertama, Senin, di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara mengalami kendala, baik akibat belum menerima distribusi maupun kekurangan naskah soal.
Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara M Zein di Medan mengakui pelaksanaan UN yang hari pertama mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, di 23 kabupaten/kota mengalami berbagai kendala.
Daerah yang mengalami kendala pelaksanaan ujian tersebut yakni Kota Binjai, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Sibolga, Medan, Deli Serdang, Langkat, Simalungun, Dairi, Asahan, Labuhan Batu Utara, Tapanuli Utara, Madina, Humbahas, Tobasa, Samosir, Serdang Bedagai, Padang Lawas, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, dan Nias Selatan.
“Naskah soal yang belum sampai di masing-masing daerah pada umumnya adalah mata ujian Bahasa Indonesia untuk jurusan IPS yang diujikan hari ini,” katanya.
Bagi sekolah yang naskah soalnya kurang, dapat mengantisipasi dengan memfotocopi, namun lembaga pendidikan yang sama sekali belum mendapatkan materi ujian itu pelaksanaannya terpaksa diundur.
“Ujian susulan akan digelar pada 22 April 2013. Mengenai bentuk soal yang diujikan tentunya berbeda dengan materi utama yang dikerjakan oleh siswa hari ini,” ujarnya.
Zein mengatakan, pihaknya sebelumnya juga sudah minta kepada pihak Kemendikbud agar UN di Sumut diundur mengingat belum meratanya distribusi naskah soal.
Namun pihak Kemendikbud justru minta ujian nasional tetap dianjutkan karena naskah soal yang terdistribusi ke berbagai daerah sudah lebih dari 60 persen.
“Tadi malam kami sudah dapat informasi bahwa banyak daerah yang belum mendapat maupun kekurangan soal. Hal ini langsung kami sampaikan ke pusat, namun pihak Kemendikbud justru menyarankan ujian tetap digelar sesuai jadwal. Bagi daerah yang belum mendapatkan naskah soal, dijadwalkan mengikuti ujian susulan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumut, siswa yang mengikuti UN tahun ini dari jenjang SD hingga SMA berjumlah 736.152 orang. Pelaksanaan ujian dijadwalkan tanggal 15-18 April, sementara untuk ujian susulan 22-25 April 2013.
Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini antara soal dengan lembar jawaban berada dalam satu kesatuan. “Jika tahun lalu peserta didik dapat menggunakan lembar jawaban temannya karena terpisah, mulai tahun ini naskah soal dengan lembar jawaban dalam satu kesatuan,” katanya.(ant)