Jumat, 01 Mei 2026

Tak Mampu Bayar Uang Perpisahan Siswi SD Takut Masuk Sekolah

DELI SERDANG (utamanews)
Kamis, 18 Apr 2013 22:26
Lantaran terus dimintai uang perpisahan oleh pihak sekolahnya, Noviany alias Novi (13) bocah kelas VI SD ini tidak lagi berani masuk sekolah. Bahkan bocah yang tinggal di Desa Lau Dendang Kec. Percut Sei Tuan berdekatan dengan jembatan, ini trauma jika disuruh masuk ke sekolahnya di SDN Inti No.101770 Jalan Balai Umum, Tembung Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deliserdang.

"Awak takut masuk sekolah, karena ibu wali kelas kami Rospiroh terus minta uang perpisahan, kata bapak gak punya uang untuk bayarnya," ucap siswi kelas VI A ini pada wartawan saat ditemui dirumahnya.

Padahal Novi termasuk siswi yang tergolong tidak mampu. Ayahnya Jimmy (39) hanyalah bekerja sebagai tukang becak sementara ibunya Sangkot (32) seorang buruh pabrik gincu yang harus menghidupkan 4 orang anak. Namun Pengutipan uang perpisahan sebesar 185 ribu itu menambah beban berat bagi keluar yang hanya menyewa rumah di Lau Dendang itu.

"Cukup berat untuk bayar uang segitu untuk perpisahan, untuk makan aja kami susah, apalagi untuk membayar uang itu. Uangnya kan menurutku lebih bagus dipake untuk beli baju sekolah SMP, soalnya pasti perlu banyak biaya," ujar ibu 4 anak ini yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh pabrik gincu ini.
Dikatakannya, perpisahan yang rencananya akan diadakan pihak sekolah untuk berangkat ke Siantar usai Ujian Akhir Sekolah (UAS) itu sangat tidak penting dikarenakan untuk siswa/siswi SD disamping jauh dikhawatirkan juga keselamatan anak-anak. Untuk itu ibu Novi sempat mendatangi sekolah dengan maksud agar anaknya dibebaskan dari uang perpisahan. Namun permintaan itu tidak diterima, bahkan mendapatkan sambutan tidak baik. "Kemarin aku sudah datang ke sekolah maksudnya agar dibebaskan dari uang perpisahan, dan sudah merelakan uang tabungan anaknya yang di sekolah 60 ribu. Tapi pihak sekolah gak terima, malah mereka minta surat miskin samaku. Kan gak ada kaitannya dengan hal ini pake surat miskin, terus dibilang kalau gak bayar uang perpisahan anakku gak boleh ikut UAS," terangnya.

Wartawan pun mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada pihak sekolah, namun Elliza Purnama Sag sebagai kepala sekolah SDN Inti No.101770, tidak dapat ditemui karena tidak berada di tempat.

Ada sekitar 8 guru yang kebetulan berada di ruang kepala sekolah itu membenarkan adanya pengutipan uang perpisahan. "Dari dulu saya jadi guru disini uang perpisahan harus dibayar, kan sebelumnya dah sepakat orang tua murid yang kami panggil mengenai uang perpisahan, tapi mengenai pembebasan uang perpisahan bagi siswa yang tidak mampu saya kurang tau," ucap salah satu guru yang tidak mau namanya dikorankan itu.

Namun saat ditanyai siapa yang dapat dikonfirmasi, para guru seakan-akan menutupi dan berusaha menghindar. "Langsung aja sama kepsek atau wakilnya, kami tak tau," tambahnya. Satu demi satu guru-guru pun meninggalkan ruangan untuk menghindar dari pertanyaan wartawan. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Drs Mohammad Zein MSi, saat dikonfirmasi meminta tanggapan dalam hal ini, tidak membalas sms atau pun mengangkat telepon dari wartawan yang tengah menghubunginya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deli Serdang Hj Saadah Lubis MPd saat dikonfirmasi kru Koran ini melalui Kepala Bidang Pendididkan Dasar, Menengah, Kejuruan (Kabid Dikmenjur) Idris mengaku terkejut mendengar adanya siswa takut masuk sekolah karena tidak membayar uang perpisahan. Menurut Idris, tidak diperbolehkan adanya pungutan terhadap siswa apalagi biaya perpisahan. “Nanti saya suruh Kacabdis Dikpora Kecamatan Percut Sei Tuan untuk membuat laporannya dan silahkan murid itu disuruh sekolah. Kalau ada penekanan dari Kepala Sekolah silahkan laporkan kepada saya,” jawab idris. (hrd)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️