Plt Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi menegaskan mulai dari Kepala Dinas Pendidikan serta jajarannya jangan ada lagi urusan guru diberatkan yang sifatnya melakukan pengutipan-pengutipan, karena kita semua sudah diberikan gaji untuk itu, baik itu urusan administrasi maupun urusan naik pangkat serta urusan lainnya yang menjadi hak para guru, karena kita ingin para pahlawan tanpa jasa ini bisa tenang didalam menjalankan tugasnya mengajar, dan tidak lagi terbebani dalam hidupnya.
“Saya tidak mau lagi mendengar ada kutipan-kutipan lagi kepada guru, atau mempersulit urusan guru, bila ini terjadi saya akan tindak tegas, karena kita semua sudah digaji untuk itu,“ tegas Dzulmi Eldin dihadapan ratusan para guru tingkat SD,SMP, SMA/SMK se Kota Medan
Hal ini dikatakan oleh Plt Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi pada saat menghadiri acara halal bi halal Persatuan Guru Indonesia (PGRI) Kota Medan, Sabtu (24/8) di Gedung Yayasan Khairul Imam Jalan STM Ujung Medan Johor, hadir Ketua Yayasan Khairul Imam Hj Nyonya Nani Hasrul Azwar, Pembina Yayasan Kahirul Imam Drs Hasrul Azwar, Kepala Dinas Pendidiukan Kota Medan Drs Parluhutan Hasibuan, dan ratusan guru lainnya.
Dikatakannya, didalam acara halala bi halal sekaligus bersilaturahmi dengan para guru ini kedepannya nanti mulai dari tingkat Kepala Dinas pendidikan serta jajaranya sampai kepada guru, diharapkan dengan saling memaafkan dalam acara ini diminta hal-hal sudah kita maafkan hari ini tidak terulang lagi.
Menurutnya, untuk kemajuan bangsa diperlukan pendidikan bermutu, sedangkan pendidikan bermutu membutuhkan guru professional, sejahtera, terlindungi dan bermartabat, itulah sebabnya dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru.
Ditambahkannya, dimintakan agar PGRI Kota Medan dapat terus meningkatkan peran sertanya dalam mempercepat pencapaian indicator pendidikan Kota Medan, dan kita bersyukur beberapa indakator pendidikan di Kota Medan telah mencapai hasil yang mengembirakan, rata-rata lama bersekolah, angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni di berbagai tingkat pendidikan, dan capaian angka melek huruf adalah merupakan beberapa hasil capaian yang harus terus ditingkatkan.
Ketua PGRI Kota Medan Drs Ramlan Tarigan dalam sambutannya mengatakan, untuk mempertajam peran PGRI ditengah-tengah masyarakat Kota Medan, dirasa perlu untuk selalu mengadakan pertemuan-pertemuan formal maupun non formal, hal tersebut berguna agar seluruh anggota PGRI dapat saling bertukar informasi, meningkatkan jaringan dan saling bekerja sama memikirkan inovasi demi menunjang proses belajar mengajar.
Menurutnya, masa depan bangsa terletak ditangan kita sebagai guru, mari kita bekerja dan mengabdi dengan ihklas serta memiliki visi yang jelas yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, para generasi muda menantikan didikan kita semua, untuk itulah kita harus menjadi guru-guru yang terdidik, dan amalkan jati diri PGRI melaksanakan kode etik dan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalisme untuk memberikan layanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat. (hpm)