Bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan anak didik di lingkungan sekolah, terutama siswa tingkat SD, jajaran Puskesmas Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas (Palas), melaksanakan kegiatan inovasi pembinaan usaha kesehatan sekolah/usaha kesehatan gigi sekolah (UKS/UKGS), berlangsung selama seminggu, tanggal 13-20 Februari 2017, diikuti sebanyak 20 sekolah SD se-Huragi.
Didampingi petugas promosi kesehatan (Promkes), Masriandi, Kepala Puskesmas Huragi, dr. Hj. Leli Suryani Hasibuan, kepada wartawan, Jumat (17/2) menyebutkan, kegiatan ini merujuk pada SKB 4 Menteri, Mendikbud, Menkes, Menag dan Mendagri tentang peningkatan kesehatan di lingkungan sekolah.
"Juga, berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 92 tentang kesehatan sekolah. Harapan kita, anak-anak yang dilatih tentang UKS/UKGS ini bisa menjadi duta kesehatan di sekolah dan di lingkungan masing-masing, dan memasyarakatkan pola prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," ujarnya.
"Teknis kegiatan ini dilaksanakan di empat titik, yaitu di Puskesmas Huragi, SDN Pirtrans Sosa 1B, SDN Pirtrans Sosa 3B dan SDN Pirtrans Sosa 4. Dimana, masing-masing sekolah SD mengutus sebanyak 10 orang siswanya untuk mengikuti kegiatan ini," terangnya.
Dijelaskannya, selama mengikuti kegiatan, para siswa akan diberikan enam modul pembinaan meliputi, kebersihan diri, kesegaran tubuh, makanan sehat, kesehatan lingkungan, penyakit menular dan imunisasi, dan sekolah bebas masalah.
"Sekolah bebas masalah ini, seperti bebas dari jentik nyamuk, sekolah bebas asap rokok, bebas dari HIV/AIDS. kita akui, memang saat ini dirasa sulit menciptakan lingkungan sekolah tanpa asap rokok, mengingat masih banyak guru atau tenaga pengajar pria, yang masih merokok di lingkungan sekolah," sebutnya.
"Tapi, kita sudah programkan untuk membuat kegiatan inovasi penyuluhan bagi guru, agar tidak merokok di lingkungan sekolah. Alhamdulillah, kegiatan UKS/UKGS yang kita laksanakan saat ini, mendapat dukungan dari Camat Huragi dan UPT. Disdik Huragi," pungkasnya.
Sementara, Kepala Sekolah (Kasek) SDN Pirtrans Sosa 3B, Paino, S. Pdi, didampingi Kasek SDN Pirtrans Sosa 2, Ngatijo, S. Pd menyatakan, kegiatan pembinaan UKS/UKGS di lingkungan sekolah ini dinilai positif dan bermanfaat bagi anak didik.
"Semoga anak-anak didik yang mengikuti kegiatan UKS/UKGS ini, bisa menjadi duta kesehatan bagi kawan-kawan di sekolahnya, juga di lingkungan masyarakatnya. Setidaknya bisa mengamalkan pola PHBS dan budaya cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam kesehariannya," ucapnya. (MS)