Pernahkah Anda berkhayal atau mungkin bermimpi pasangan Anda meninggal dunia? Jika pernah, itu bukanlah suatu hal yang buruk. Menurut riset, berfantasi ditinggal mati pasangan jadi pertanda baik bagi sebuah hubungan.
Pernyataan tersebut pertama kali dilontarkan pakar hubungan asmara dari University of Toronto, Amy Muise, Ph.D. Amy mengatakan, mengkhayal pasangan meninggal pada dasarnya adalah hal yang wajar sekaligus bermanfaat.
“Pikiran tentang pasangan meninggal yang muncul pada diri seseorang justru membuat mereka lebih menghargai keberadaan pasangannya,” ujar Amy.
Dengan begitu, lanjut Amy, hubungan yang terjalin bukan tak mungkin akan bertahan lama. Satu hal lagi, rasa cinta pada pasangan pun secara otomatis akan makin besar. Demikian dilansir salah satu situs lifestyle pria Negeri Paman Sam sana.
Situs tersebut melakukan jajak pendapat terhadap 3000 responden. Satu persatu mereka ditanya apakah pernah berkhayal pasangan meninggal atau tidak. Hasilnya, 52 persen responden menjawab pernah.
Oh ya, kendati berfantasi pasangan meninggal punya keuntungan, bukan berarti Anda harus terus menerus memikirkannya tanpa henti. Diungkapkan peneliti, melamunkannya sesekali saja sudah cukup untuk menuai manfaatnya.
Siap berkhayal yang sedih-sedih?