Kabut asap yang sudah beberapa hari ini menyelimuti wilayah Tabagsel, termasuk juga Kabupaten Palas, sudah mulai berdampak bagi kesehatan. Di Kecamatan Sosa, sudah banyak anak-anak yang mengalami flu atau terserang ISPA (infeksi saluran pernafasan atas).
Beberapa ibu rumah tangga saat diajak berbincang Media, kemarin mengaku, anaknya sudah terserang flu akibat kabut asap tersebut. "Ini pasti karena asap. Tak keluar rumah, tak bisa pula, namanya anak-anak ingin bermain," kata Rina, seorang ibu rumah tangga di Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa.
Hal senada juga diakui Opung Santi, warga lainnya. Dikatakannya, dua orang cucunya sudah terkena flu akibat asap yang kian hari makin tebal. "Entah sampai kapan selesainya kabut asap ini. Hujan tak turun pula," kata Opung Santi.
Kabut asap memang sudah menyelimuti Kabupaten Palas dan beberapa daerah kecamatannya sejak seminggu terakhir. Beberapa pihak sudah membagi-bagikan masker, sebagai kepedulian mereka agar mengantisipasi warga terhindar dari bahaya kesehatan dampak dari kabup asap.
Belum didapatkan data Dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Palas terkait data warga yang terserang ISPA akibat asap ini. Sementara itu, Kepala Puskesmas Pasar Ujung Batu Kecamatan Sosa, dr Paizah saat dimintai tips untuk menghindari sakit di musim kabut asap ini.
Katanya, "Usahakan tetap berada di dalam rumah, kalau keluar rumah harus memakai masker, banyak minum air putih dan buah-buahan dan hindari minuman dingin," ujarnya.
dr. Paizah juga mengimbau kepada masyarakat agar pada saat kabut asap ini, warga tidak membakar sampah, karena asap dari pembakaran sampah itu, akan memperparah kondisi kabut asap yang sudah ada, ujarnya. (MS)