Rabu, 29 Apr 2026

"Jangan Lagi Ada Rumah Sakit Tolak Pasien Karena Biaya"

MEDAN (utamanews.com)
Kamis, 05 Mar 2015 08:20
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi minta kepada Dinas Kesehatan Kota Medan dan BPJS Cabang Utama Medan untuk mengumpulkan seluruh owner maupun manajemen rumah sakit yang selama ini menjadi provider BPJS Kesehatan. Seluruh rumah sakit diinstruksikan untuk meningkatkan pelayanannya kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi peserta BPJS Kesehatan. Artinya, mereka harus tanggap atas semua keluhan masyarakat dan wajib melayani dengan sebaik-baiknya.

“Seluruh rumah sakit yang telah menjadi provider BPJS Kesehatan tidak boleh menolak siapapun pasien yang datang hendak berobat. Mereka harus menerimanya tanpa mengutamakan pembayaran terlebih dahulu maupun persyaratan lainnya. Layani lebih dahulu, termasuk memberikan penanganan medis darurat yang benar-benar dibutuhkan pasien saat itu,” kata Wali Kota ketika menghadiri sosialisasi Universal Healt Coverage program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Grand Liberty Restoran Jalan Putri Hijau medan, Rabu (4/3).

Jika pasien belum terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan, Wali Kota mengingatkan pihak rumah sakit untuk tetap melayaninya. Sebab, masalah administrasi pendaftaran BPJS Kesehatan bisa dilakukan belakangan. Yang penting pihak rumah sakit melayani pasien yang bersangkutan dengan sebaik-baiknya.

“Siapa saja pasien yang datang berobat ke rumah sakit harus dilayani dengan sebaik-baiknya tanpa membedakan latar belakang ekonominya. Saya berharap setelah seluruh owner maupun manajemen rumah sakit ini dikumpulkan, tidak ada lagi saya dengan ada pihak rumah sakit yang menolak melayani pasiennya, termasuk rumah sakit pemerintah sekalipun. Jika ini ditemukan lagi, kita langsung memberikan sanksi tegas,” tegasnya.
Wali Kota selanjutnya menginstruskikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling) untuk memantau seluruh wilayahnya masing-masing bersama kepala puskesmas agar tidak ditemukan lagi ada warga yang sakit namun tidak dapat berobat akibat ketidak adaan biaya. Sebab, sudah ada beberapa kejadian dimana akibat ketidak pedulian camat, lurah dan kepling warga bersangkutan menjadi korban.

“Saya ingatkan jangan sampai kejadian seperti itu terulang kembali. Kita harus merasa berdosa akibat ketidakpedulian kita, masyarakat kurang mampu harus menjadi korbannya. Jadi camat, lurah dan kepling saya minta mulai saat ini terus melakukan pengawasan terhadap warganya yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujarnya. (sam)
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️