Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut telah berhasil mengidentifikasi 9 dari 16 jenazah korban banjir bandang di telaga Dua Warna, bumi perkemahan di desa Bandar Baru kecamatan Sibolangit kabupaten Deli Serdang.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, hingga Selasa malam (17/5/2016), Tim DVI telah mengindentifikasi masing masing :
1. Muhammad Riyantio Fandy
(Metode Sidik Jari, tanda tanda medis) jenis kelamin laki laki, tempat tanggal lahir: Medan 24 April 1990
Alamat jalan Pelajar Timur No. 17 Gang Mestika, Medan.
(Metode Sidik Jari, Tanda tanda Medis), jenis kelamin Laki laki,
Tempat/tanggal lahir: Pasir Pangarayan 13 Agustus 1994.
Alamat : Kampung Bukit Pasir Pangarayan Rokan Hulu Riau.
(Metode Sidik jari tanda tanda medis), Jenis Kelamin : Laki laki, Tempat/tanggal lahir: Medan 17 Agustus 1995.
Alamat : Jalan Kemuning V No. 302 RT.06 Kelurahan Helvetia.
(Metode Sidik jari tanda tanda Medis), Jenis Kelamin: Laki laki, Tempat tanggal lahir: Medan 10 Agustus 1995.
Alamat : Jalan Matahari 5 No. 206 Kelurahan Helvetia Medan
5. Rizki Ayu Zahra Nasution
(Metode Sidik jari tanda tanda Medis), Tempat tanggal lahir: Sei Langgei 30 Agustus 1998
Alamat : Desa Sigalapung Kec KutaRaja Tinggi Kab. Padang Lawas.
(Metode Sidik jari tanda tanda Medis), Jenis Kelamin : Perempuan, Tempat tanggal lahir : Nagargar 22 Mei 1996
Alamat : Jalan Teladan No. 7 Auto 2000 Makam Pahlawan.
7. Melida Gunung Sari Caniago
(Metode Sidik Jari, Tanda tanda Medis), Jenis Kelamin: Perempuan, tempat tanggal lahir : Gunung Tua 15 Mei 1993
Alamat : Pasar Gunung Tua Kec Padang Bolak Kab Padang Lawas Utara
(Metode Sidik Jari, tanda tanda Medis), Jenis Kelamin : Perempuan, Tempat/Tanggal lahir: Padang Sidempuan 9 Agustus 1995
Alamat : Padang sidempuan
9. Gustinaris Diah Pratiwi
(Metode Sidik Jari, tanda tanda Medis), Jenis Kelamin Perempuan, tempat tanggal lahir: Malang 16 agustus 1998
Selanjutnya pada pukul 17.00 wib, telah diserahkan 4 jenazah kepada pihak keluarga, yakni M.Gusti Prasetyo, M. Iqbal, Rizki Ayu Zahra Nst dan Dwi Hastuti Ningsih. Sebelumnya, pada hari Senin, 16 Mei 2016 Jenazah An. Muhammad Riyantio Fandy sudah diserahkan pada pihak keluarga.
Kombes Pol dr. Farid Amansyah, SpPD selaku Wakil Ketua Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut meminta keluarga korban untuk bersabar menunggu hasil identifikasi korban dan pada keluarga yang belum menyerahkan data korban agar segera datang ke Posko Ante Mortem di RS. Bhayangkara.
"Kita membutuhkan data korban seperti sidik jari, rekam gigi dan data lainnya," katanya.
Data-data tersebut dibutuhkan untuk membantu proses identifikasi. Namun terdapat sedikit kesulitan dari tim DVI dalam melakukan investigasi. Karena data Ante Mortem yang diberikan keluarga masih ada yang belum lengkap.
"Sampai saat ini kesulitannya adalah bahwa data ante mortem yang dikirim keluarga belum bisa kita konfirmasi atau kita bandingkan dengan data data post mortem lainnya," ungkapnya.