Rabu, 29 Apr 2026

Gubsu Erry Minta Penyuluh Pertanian Kuasai Informasi Teknologi

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Rls Rabu, 05 Apr 2017 00:38
Agar swasembada pangan berkelanjutan terwujud, Gubsu Tengku Erry Nuradi mengatakan bahwa penguasaan informasi teknologi (IT) oleh penyuluh pertanian menjadi hal penting.


"Sebab para petugas tersebut merupakan ujung tombak penggerak laju sektor pertanian,'' tandas Gubsu Erry ketika membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyuluhan Serta Penyerahan Kontrak Kerja THL-TB Penyuluh Pertanian Dan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) 2017 di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Selasa (4/4/2017).

Gubsu kembali mengatakan kegiatan ini adalah untuk menyatukan langkah dan persepsi dalam rangka meningkatkan kinerja penyuluh, POPT dan PBT untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

"Maju mundurnya pembangunan pertanian di Sumatera Utara ini sebagian terletak di pundak saudara-saudara sekalian," ungkap Erry sembari memberikan apresiasi penuh atas kehadiran duaribuan petugas penyuluh pertanian se-Sumut.
Sementara Plt Kadis Tanaman Pangan dan Hortiklultura Sumut Azhar Harahap menyampaikan, jumlah penyuluh pertanian di Sumut 2.789 orang terdiri dari Penyuluh Pertanaian PNS (ASN) 1.156 orang, Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian (PP) Pusat 1.633 orang dan THL-TBPP Provinsi 165 orang. Sementara petugas POPT PNS berjumlah 135 orang, THL 109 orang dan BPT 86 orang. Sehingga jumlah petugas pertanian yang bertugas di lapangan sebanyak 3.119 orang.

"Khusus untuk THL-TBPP Pusat, dari 1.633 orang, 516 diantaranya yang berusia 35 tahun ke bawah, pada tahun lalu telah mengikuti ujian/seleksi untuk diangkat menjadi calon ASN. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan diketahui hasilnya dan informasinya akan disampaikan oleh Kepala Badan Penyuluh dan Pengembangan SDM Kementerian Pertanian," ujarnya yang menyebutkan bahwa pembinaan dilakukan untuk 36.637 kelompok tani dan 3.653 gabungan kelompok tani dengan jumlah anggota sebanyak lebih kurang 1.279.775 petani.

Terkait penguasaan IT, lanjut Azhar, pihaknya telah mempersiapkan sistem informasi yang bisa dimanfaatkan para penyuluh pertanian. Termasuk alat komunikasi modern agar memudahkan para petugas mendapatkan akses. "Jadi kita nanti bisa komunikasi langsung dengan penyuluh, sudah di program itu. Bagi kabupaten yang masih kurang baik koneksinya, bisa melalui koordinator yang ada di kabupaten," katanya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengambangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian yang diwakili Mariati Tamba menyampaikan bahaw berdasarkan arahan Presiden RI dalam Rapat Kerja Nasional beberapa waktu yang lalu, bahwa pembangunan pertanian kunci suksesnya adalah ketersediaan pasokan air, proses pemasaran, pemanfaatan teknologi pertanian dan teknologi informasi, kemudian membangun korporasi petani. Serta yang terakhir bagaimana sinergitas antar kementerian sebagai lembaga pusat dan daerah. "Khusus untuk penyuluh yang berusia 35 tahun ke atas, akan diberikanberupa kontrak kerja yang haknya sama dengan PNS. Hanya saja berbeda status," sebutnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️