Kamis, 09 Jul 2020 16:16
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Warga Sicanang Merasa Kecolongan Oleh Pengajian Radikal Berujung Bom Bunuh Diri

Warga Sicanang Merasa Kecolongan Oleh Pengajian Radikal Berujung Bom Bunuh Diri

Belawan (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Senin, 18 Nov 2019 05:08
Istimewa
Warga Sicanang saat menyatakan sikap mengecam aksi bom bunuh diri, Minggu (17/11).
Pasca penangkapan terhadap pelaku perakit bom bunuh diri, warga Kelurahan Sicanang Kecamatan Medan Belawan, menolak keras adanya pengajian "Radikal.

Hal ini diungkapkan oleh Ricky Hasibuan yang didampingi warga Sicanang lainnya, Minggu, (17/11/2019).

"Untuk itu, kami selaku warga akan melakukan kontrol sosial. Ini suatu pukulan besar bagi kami, ada warga seputaran Kecamatan Belawan terlibat dalam aksi bom bunuh diri", ungkapnya.

"Saya mengajak teman- teman untuk saling kontrol dan memantau, apabila mengetahui ada suatu kelompok yang akan merugikan umat, khususnya mengganggu keamanan dan ingin merusak Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai ini, silahkan melaporkannya kepada pihak yang berwajib", tegas Ricky.


Sementara, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH MH berpesan agar semua elemen masyarakat untuk saling bekerja sama menjaga keamanan di daerahnya. "Saya minta laporkan kepada pihak berwajib apabila ada suatu kejanggalan dan perencanaan tidak baik di daerah kita khususnya wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan", katanya.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis juga menghimbau masyarakat untuk saling menghargai antar umat beragama dan menciptakan persaudaraan yang erat, serta mengasihi. 

"Kita akan tindak apabila ada kelompok radikal yang berencana dan ingin memecah belah negara ini. Tetap pada keimanan kita antar umat beragama, jangan mau terbujuk dan bergabung untuk ajakan sesat yang dilakukan manusia tidak bertanggung jawab. Saya mohon untuk tetap saling menghormati", pungkasnya.
Editor: Budi

T#g:bomRadikalSicanang
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2020 03:20

    Mewaspadai Kelas Online Disusupi Paham Radikal

    Pandemi Covid-19 telah membuat acara seminar ataupun workshop berubah menjadi pertemuan secara virtual. Acara ini kerap disebut webinar atau kelas online. Hal tersebut rupanya dimanfaatkan pula oleh k

  • Rabu, 10 Jun 2020 04:10

    Bom Mortir temuan masyarakat di Dolok Masihul ditangani Jibom Brimobdasu

    Penemuan benda diduga Bom Mortir sempat membuat geger masyarakat Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.Bom itu ditemukan Mahlila Br. Sipayung (52) Warga Dusun I, Desa Batu

  • Rabu, 03 Jun 2020 08:03

    Dandim 0824/Jember: Waspadai Paham Radikal dan Separatisme

    Kodim 0824/Jember dalam Program Kerja Pembinaan Teritorial, pada Selasa (02/06/2020), melaksanakan Pembinaan Komunikasi Sosial bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan aparat, dalam rangka Cegah Tang

  • Minggu, 10 Mei 2020 03:10

    Tetap Waspada dan Siaga Akan Bahaya Radikalisme di Medsos Saat Pandemi

    Pemerintah Indonesia telah menetapkan pandemi Covid-19 menjadi bencana nasional sehingga membutuhkan Gugus Tugas untuk Percepatan Penanganan. Namun kebijakan komprehensif pemerintah tampaknya masih me

  • Jumat, 08 Mei 2020 03:08

    Memutus Nalar Jahat Radikalisme

    Nalar radikalisme yang ingin mendirikan khilafah masih hidup di benak para anggotanya. Nalar sangat sulit dideteksi dan dibasmi kalau tidak dengan secara serius dan terus menerus. Kita boleh bergembir

  • Kamis, 07 Mei 2020 03:07

    Mewaspadai Radikalisme di Sekolah dan Kampus

    Radikalisme adalah paham berbahaya karena dapat membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Penyebarannya pun semakin canggih dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menyasar kalangan terdidik

  • Sabtu, 02 Mei 2020 03:02

    Teroris Poso Kelompok Radikal Musuh Negara

    Pemakaman teroris Poso pada Jumat (17/4) kemarin ternyata banyak disambut masyarakat. Segelintir oknum masyarakat pun salah kaprah dengan menyebut teroris Poso yang menembak Polisi tersebut sebagai Pa

  • Jumat, 17 Apr 2020 03:17

    Virus Radikalisme Mengancam Ideologi Bangsa

    Covid-19 memang menjadi sesuatu yang membahayakan dan mematikan. Kendati demikian, ada virus yang lebih berbahaya dari Covid-19 yakni virus radikalisme kerena dapat membahayakan ideologi bangsa, memec

  • Sabtu, 11 Apr 2020 03:11

    Mewaspadai Penyebaran Radikalisme Melalui Dunia Maya

    Penyebaran radikalisme melalui dunia maya menjadi fenomena global yang harus dihadapi bersama. Semua pihak diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan mengingat radikalisme mengancam ideologi negara dan

  • Sabtu, 28 Mar 2020 03:28

    Radikalisme Virus Demokrasi dan HAM

    Paham radikal masih menjadi momok yang patut untuk diwaspadai karena bergerak secara senyap dalam rangka menggerogoti keutuhan bangsa.Radikalisme juga menjadi virus bagi demokrasi dan Hak Asasi Manusi

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak