Rabu, 22 Apr 2026

Warga Resah Lihat Oknum Guru Cakap Kotor dan Pukul Siswa Depan Umum

Tapteng (utamanews.com)
Oleh: Bambang E. F Lubis Jumat, 21 Okt 2022 21:41
Tangkapan layar Rekaman video, perilaku oknum guru (Pakaian Olah Raga Pink) melakukan pemukulan kepada siswa Sekolah Dasar Negeri, di pinggir Jalan.
 Tangkapan Layar

Tangkapan layar Rekaman video, perilaku oknum guru (Pakaian Olah Raga Pink) melakukan pemukulan kepada siswa Sekolah Dasar Negeri, di pinggir Jalan.

Tenaga didik atau guru, dituntut sebagai contoh yang baik terhadap siswa maupun masyarakat pada umumnya. Baik dalam perkataan, perbuatan, sikap dan perilaku yang dapat sebagai acuan bagi lingkungannya.

Namun bagaimana, jika ada oknum guru di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), menyampaikan kata kotor bahkan melakukan pemukulan terhadap siswa di depan umum. Tentu perbuatan oknum tenaga didik tersebut, dinilai telah mencederai nama baik profesi guru.

Warga setempat, Sehat menyampaikan, merasa miris dengan tindakan dari seorang guru, terkesan tidak mencerminkan perilaku baik sebagai tenaga didik.
"Tadi sekitar Jam 10 lewat atau hampir jam 11, saya lihat dan mendengar seorang guru berkata kotor dengan siswanya, (Lebih Dari 4 Orang) di pinggir jalan. Tentu sikap seperti itu tidak patut disampaikan dengan mereka (Siswa) apalagi didepan umum," katanya, Jumat (21/10/2022).

Selain perkataan kotor dan perbuatan kasar. Seorang wanita yang berprofesi sebagai Guru itu, menyampaikan agar muridnya memanggil orang tua mereka untuk hadir pada Sabtu (22/10/2022) ini.
"Guru itu juga menampar, menunjuk - nunjuk kepala siswa dan memukul kepala muridnya dengan tangan Guru itu sendiri. Dia (Oknum Guru) juga mengatakan kepada muridnya, agar besok (Sabtu) membawa Orang tuanya dan menghukum mereka," sebut Sehat kepada Utamanews.com. 

Dijelaskannya lebih lanjut, ketika pulang sekolah, beberapa siswa dari SD tersebut datang dan diduga membuat onar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), yang berjarak ±500 Meter dari Sekolah mereka.
"Tadi saya dengar perkataan gurunya, beberapa siswa mereka pergi ke MIN dan membuat keributan di situ. Itu sebabnya oknum gurunya menyampaikan perkataan kotor dan memukul muridnya," ujarnya.

Ia menyayangkan sikap dari oknum tenaga didik yang dapat memberikan dampak buruk bagi kejiwaan anak SD tersebut.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kalau pun murid itu salah, alangkah baiknya dibawa ke rumah sekolah atau ke ruang guru dulu maupun disampaikan kepada orang tuanya, bukan di tempat umum. Kita khawatir, nanti mental si anak jatuh dan trauma," ungkapnya sembari memperlihatkan rekaman video kepada Utamanews.com 

Pihak Sekolah belum dapat dikonfirmasi, mengingat jam belajar dan mengajar Sekolah Dasar telah berakhir.
Editor: Arman Junedy
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️