Pantauan awak media, Senin (3/5) Siang, kondisi Linning Jembatan di lokasi sudah sangat memperihatinkan.
Kerusakan tersebut lebih kurang mencapai Panjang 20 Meter dengan lebaran amblas sekitar 10 Meter. Bahkan, hampir mengenai rumah warga sekitar. Ironisnya, kondisi ini sudah berlangsung lama dan tanpa ada tindaklanjut dari Pemko Binjai.
"Kita sangat kahwatir jika amblasnya Linning Titi (Jembatan-red) pertama penghubung Perumnas Berngam tersebut dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan dari Pemko Binjai. Untuk kondisi kerusakan bangunan dibiarkan begitu saja tanpa ada memikirkan keselamatan kami sebagai warga sekitar," kata Syahril, Warga setempat, Senin (3/5).
Untuk itu, masyarakat berharap kepada Pemko Binjai, agar segera melakukan perbaikan terhadap dinding Linning penghubung Jalan Baiturahaman - Perumnas Berngam, Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota.
Sebab menurut warga, jika terjadi hujan deras yang berlangsung lama, akan mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga setempat, serta dikhawatirkan akan terjadi longsor.
Awak media pun mencoba melakukan konfirmasi kepada PUPR Binjai, melalui Kepala Bidang Pengairan, Ahmad Hariansyah. Namun dirinya tidak berada di ruangannya.
"Sudah kita lakukan pengecekan dan melalui Kabid Bidang Pengairan juga sudah kita laporkan. Kemungkinan di Tahun ini juga akan dilakukan perbaikan terhadap linning yang ambruk akibat derasnya air Sungai Bingai yang meluap dan menimbulkan banjir beberapa waktu lalu," kata Hendra Sihotang, Kasi Pengairan Dinas PUPR Pemko Binjai yang dikonfirmasi melalui telpon selulernya Senin (3/5) siang.