Diduga bandar narkoba inisial AU membuka lapak penjualan narkoba jenis sabu-sabu di seputaran depan kantor Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu Polda Sumatera Utara, persisnya di Kelurahan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Hal itu diketahui utamanews dari informasi yang beredar dan sudah viral di media sosial Twitter, yang mana postingan diunggah oleh akun Twitter Patriot Bangsa @PribumiNusantar dengan menuliskan kalimat Di Depan Polsek Kualuh Hulu Ada Bandar Narkoba Jualan Sabu dengan disertai video pendek lokasi tempat penjualan sabu tersebut.

Sebelumnya juga, utamanews mendapat informasi terkait peredaran narkoba di seputaran depan Polsek Kualuh Hulu dari pemberitaan di salah satu media online dengan judul Bandar Narkoba AU diduga kebal hukum.
Tapi anehnya, setelah pemberitaan itu beredar di beberapa grup whastapp, link beritanya sudah tidak bisa dibuka, berikut tampilan di website media yang menaikan pemberitaan tersebut.
Kami memohon maaf atas kesulitan yang berlaku. Karena Berita yang Anda buka tidak ditemukan. Atau mungkin disebabkan oleh beberapa perkara yang tidak dapat dielakkan dari narasumber dan kami akan coba untuk memperbaikinya.
Oleh karena itu, coba salah satu dari beberapa berita yang terkait dengan topik yang Anda cari.
Sungguh mengherankan dan sangat miris, dan tentunya menjadi tanda tanya, mengapa diduga bandar sabu inisial AU begitu berani membuka lapak jual beli narkoba di seputaran depan kantor Polsek Kualuh Hulu?
Apakah diduga bandar sabu ada memberikan upeti kepada APH sehingga tidak disentuh hukum dan terkesan kebal hukum?
Terkait informasi tersebut, utamanews mencoba meminta konfirmasi Waka Polres Labuhanbatu dan Kapolsek Kualuh Hulu lewat pesan singkat whastapp, Selasa (02/5) sekira pukul 19.02 Wib.
Namun, konfirmasi utamanews belum mendapat tanggapan dari Waka Polres Labuhanbatu dan Kapolsek Kualuh Hulu, dan terlihat dipesan whastapp tanda centang dua belum terbaca.
Sementara itu Kanitres Polsek Kualuh Hulu saat diminta konfirmasi utamanews terkait informasi tersebut memberikan tanggapan singkat melalui pesan WhatsApp.
"Terima kasih informasinya bg ,segera kami lidik," ucap Kanitres Polsek Kualuh Hulu IPDA Yuna H Gultom, S.H.,M.H kepada utamanews, Selasa (2/5) sekira pukul 19.09 Wib.